Meski Zona Orange, Wali Kota Danny Minta Kemenag Izinkan Salat Iduladha Digelar di Makassar

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta pemerintah pusat mengizinkan salat Iduladha tetap digelar di Makassar. Kendati saat ini, Makassar berstatus zona orange.

Hal itu merespons surat edaran Kementerian Agama (Kemenag) tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Iduladha 1442 H/2021 M dan pelaksanaan kurban di masa pandemi Covid-19. 

Surat edaran itu mengatur peniadaan salat Iduladha bagi masyarakat yang berada di zona merah hingga zona orange.

Baca Juga: Soal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu di Makassar, Dewan: Usut Tuntas...

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021.

“Ada saya sampaikan waktu salat Id kemarin kita zona orange tapi kita tetap menyelesaikan Idul Fitri tanpa cluster,” kata Danny, Jumat, 25 Juni 2021.

Baca Juga: Anggaran Sertifikasi Lahan Terbatas, Mafia Tanah Merajalela di Kota Makassar

Danny mengatakan bakal bermohon ke Kemenag agar salat Iduladha tetap berjalan di Kota Makassar.

“Karena dua-tiga Minggu setelah itu tidak ada lonjakan Covid-19, artinya kami mohon walau zona orange tetap kami jalankan Iduladha seperti saat jalankan Idulfitri,” lanjutnya.

Menanggapi itu, Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir cukup optimis dengan langkah yang diambil pemerintah kota.

Baca Juga: Anggaran Sertifikasi Lahan Terbatas, Mafia Tanah Merajalela di Kota Makassar

Menurutnya, hal ini telah diperhitungkan dengan matang. Terlebih berkaca pada sholat Idulfitri lalu penerapan protokol berjalan dengan baik.

“Jadi orange sebanarnya itu hati-hati, tapi saya katakan apa pun yang diambil itu pasti penuh pertimbangan,” ucapnya.

Meski demikian, Wahab berharap dalam tiga pekan ke depan Makassar bisa berstatus zona hijau.

“Kita berharap mudah-mudahan sudah zona hijau pada saat tanggal 20 Juli (Iduladha), sehingga kita bisa gelar salat dengan normal,” pungkas Legislator Golkar tersebut.

Bagikan