Terkini.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) fokus terhadap distribusi vaksin Covid-19.
Mantan Kapolri itu juga meminta Pemerintah Daerah membuat konsep prioritas penerima vaksin Covid-19.
Hal itu disampaikan Tito saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Bali, Forkopimda dan Bupati Gianyar di Gedung Gajah Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Selasa kemarin.
“Saya melihat tugas pemerintah daerah tingkat I dan II adalah melakukan distribusi dan vaksinasi,” kata Tito.
Dalam membuat konsep prioritas penerima vaksin tersebut, menurut Tito penting bagi pemda melibatkan para ahli seperti epidemiologi.
- Alasan Bulukumba Dipilih Jadi Tempat Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera
- Mendagri Tito Karnavian Terima Gelar Adat Kajang, Jubir Ammatoa: Gelar Adat Tertinggi
- Ratusan Masyakarat Antusias Sambut Kedatangan Mendagri Tito Karnavian di Kawasan Ammatoa Kajang
- Berkunjung ke Kajang Bulukumba, Mendagri Tito Karnavian Diberi Gelar Puto
- Kota Makassar Tak Masuk Daftar Buruk dalam Pengendalian Inflasi
Mengutip suaracom, jaringan terkini.id, disebutkan bahwa konsep prioritas penerima Vaksin bisa disusun berdasarkan zonasi wilayah berdasarkan tingkat kerentanan penularan Covid-19, sehingga penularan virus beserta dampaknya dapat ditekan seminimal mungkin.
Karena itu, dia ingin apabila Pemda lebih responsif dan inovatif dalam menangani pandemi.
“Jadi tolong buat konsep itu, saran saya target orang-orang yang lemah, yang kekebalan tubuhnya rendah, yaitu orang tua dan orang-orang komorbid,” bebernya.
Di samping itu, lanjut Tito, prioritas vaksin juga tetap diarahkan pada petugas kesehatan, serta orang-orang yang dalam kegiatannya banyak berinteraksi dengan orang banyak, seperti tokoh agama dan pedagang pasar.
“Tokoh agama, pedagang pasar, nah itu yang dijadikan target, sehingga kalau divaksin mereka akan kebal, baru nanti ke yang lain,” tutupnya. (suaracom).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
