Vaksin COVID-19 dan Kontraindikasi Buat Ibu Menyusui

Terkini.id, JakartaVaksin Covid-19 juga telah aman buat diberikan kepada ibu menyusui. Namun ada juga kontraindikasi vaksin yang disarankan tidak diberikan kepada ibu yang lagi menyusui, Minggu 3 Juli 2022.

Perlu diketahui bahwa vaksin COVID-19 juga aman diberikan buat ibu menyusui. Hal tersebut pernah disampaikan oleh Kepala Peneliti dan juga Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Soumya Swaminathan, pada beberapa waktu silam.

“Tidak ada risiko sama sekali karena semua vaksin yang digunakan saat ini tidak ada yang mengandung virus hidup. Jadi tidak ada risiko penularan melalui ASI,” sebut Swaminathan, dikutip dari laman WHO.

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Buku Vaksinasi Covid-19, Airlangga: Isinya Mencakup Inovasi Menghadapi...

Swaminathan juga menyampaikan bahwa vaksinasi pun bermanfaat buat bayi yang disusui. Buktinya, antibodi ibu menyusui dapat terdeteksi pada ASI dan juga melindungi sang buah hati.

“Ini sangat aman. Jadi wanita yang sedang menyusui pasti bisa mendapatkan vaksin yang telah tersedia saat ini,” ucap dokter anak asal India itu.

Baca Juga: Karena Ini, Warga Korut Ramai-Ramai Ajukan Gugatan Cerai

Vaksin booster COVID-19 pun sudah direkomendasikan buat diberikan pada ibu menyusui. Pemberian vaksin dosis lanjutan itu telah dipastikan aman buat ibu menyusui.

Di samping itu, banyak jenis vaksin yang sudah aman diberikan buat ibu menyusui. Akan tetapi, ada juga jenis vaksin yang harus dihindari sebab mempunyai kontraindikasi.

Berikut ada 2 jenis vaksin yang disarankan tidak diberikan buat ibu menyusui menurut Centers for Disease Control (CDC) dilansir dari haibunda.com:

Baca Juga: Karena Ini, Warga Korut Ramai-Ramai Ajukan Gugatan Cerai

1 Cacar (smallpox)

Menurut CDC, menyusui adalah kontraindikasi buat vaksinasi cacar (smallpox) yang dibuat pada virus hidup. Hal tersebut karena ditemukannya faktor risiko teoritis buat transmisi kontak pada ibu ke bayi.

2 Demam Kuning (yellow fever)

Ada dua efek samping yang serius telah dilaporkan bahwa ditemukan di bayi yang diberi ASI eksklusif pada ibu yang telah mendapatkan vaksinasi.

Vaksin buat demam kuning, wajib dihindari pada ibu menyusui hingga bukti terbaru ditemukan. Akan tetapi, bila pada perjalanannya ibu menyusui harus pergi ke negara endemis, mereka mesti segera divaksinasi.

Jika khawatir pada pemberian vaksin selama menyusui, disarankan konsultasikan dulu pada dokter atau juga konsultan laktasi. Hal tersebut terkait efek samping dan juga dosis vaksin.

Bagikan