Minta Petinggi KAMI Dibebaskan dari Penjara, Rizieq Shihab: Ajak Mereka Debat Sehat

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab. (Front TV)

Terkini.id, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab meminta kepada pemerintah agar membebaskan semua tahanan politik, tak terkecuali Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang saat ini mendekam di penjara.

Ia pun menyarankan pemerintah agar mengajak para tahanan politik tersebut untuk berdiskusi dan berdebat dengan sehat terkait persoalan bangsa.

Hal itu disampaikan Rizieq Shihab lewat rekaman suaranya pada acara peluncuran buku Pemikiran Sang Revolusioner karya Syahganda Nainggolan lewat rekaman suara.

Dalam acara peluncuran buku tersebut juga turut hadir Presidium KAMI, Gatot Nurmantyo.

“Saran saya kepada pemerintah agar bebaskan semua tahanan politik,” kata Rizieq Shihab lewat rekaman suaranya yang diperdengarkan di acara tersebut, Jumat 27 November 2020 seperti dikutip dari Cnnindonesia.com.

Menarik untuk Anda:

“Ajak mereka diskusi, ajak mereka berdebat sehat, suruh mereka semua kritisi segala kebijakan pemerintah yang menurut mereka membahayakan bangsa,” sambungnya.

Adapun rekaman suara Rizieq itu diperdengarkan oleh Ketua FPI DKI Jakarta Muhsin Alatas pada pelaksanaan acara tersebut.

Dalam rekaman suaranya, Rizieq Shihab juga meminta Syahganda dan dua petinggi KAMI lainnya agar dibebaskan dari penjara.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menjadikan orang-orang kritis sebagai lawan tanding atau sparing partner. Oleh karenanya, Rizieq meminta pemerintah tak melulu memenjarakan orang-orang kritis.

Cara itu, kata Rizieq Shihab, lebih baik untuk memperbaiki kinerja pemerintah.

“Satu lawan yang cerdas berakal sehat lebih baik dari sejuta kawan yang bodoh dan bermental penjilat. Karena melalui lawan cerdas berakal sehat, rezim penguasa bisa mendeteksi kelemahan diri,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sebut Kiamat Sudah Dekat, Ketua MUI: Banyak Anak Menggugat Bahkan Memperbudak Orangtua

Pimpin MES, Erick Thohir Punya Perjuangan Panjang yang Berpihak pada Umat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar