Miris, Keluarga Jumali Hidup di Gubuk Reot Tengah Kebun, Polres Jeneponto Turun Tangan

Miris, Keluarga Jumali Hidup di Gubuk Reot Tengah Kebun, Polres Jeneponto Turun Tangan

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto – Hidup dalam keterbatasan tak menyurutkan semangat Jumali (45), warga Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Bersama sang istri, Dg Bunga, dan keempat anaknya, ia bertahun-tahun tinggal di sebuah gubuk reot di tengah perkebunan milik orang lain.

Gubuk berukuran sekitar lima meter persegi itu berdinding pelapa pohon lontara, berlantai tanah, dan beratap daun lontara yang sudah mulai lapuk. Di tempat sederhana itulah keluarga Jumali menjalani hari-hari mereka, berjuang keras untuk bertahan hidup.

Setiap hari, pasangan suami istri ini bekerja menggarap kebun milik warga sekitar dan membuat gula merah dari pohon lontara untuk menafkahi keluarga. Meski hidup serba kekurangan, keduanya tetap tabah dan penuh kesabaran membesarkan anak-anak mereka.

Miris, Keluarga Jumali Hidup di Gubuk Reot Tengah Kebun, Polres Jeneponto Turun Tangan

Kondisi memprihatinkan yang dialami keluarga Jumali akhirnya sampai ke telinga Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan. Mendengar kabar tersebut, AKBP Widi langsung menginstruksikan jajarannya untuk turun ke lokasi sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan.

Tim dari Sie Dokkes Polres Jeneponto, dipimpin oleh Kasie Dokkes Ipda Amirullah, segera mendatangi gubuk Jumali. Di sana, tim melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh anggota keluarga guna memastikan kondisi mereka tetap sehat agar bisa terus bekerja mencari nafkah.

Baca Juga

Tak berhenti di situ, Kapolres Jeneponto juga menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga Jumali. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi yang mereka tanggung.

Miris, Keluarga Jumali Hidup di Gubuk Reot Tengah Kebun, Polres Jeneponto Turun Tangan

“Ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri untuk masyarakat, Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan. Dengan langkah-langkah seperti ini, kami berharap Polri semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat.” kata ujar AKBP Widi Setiawan, Selasa, 11 November 2025.

Aksi sosial yang digerakkan langsung oleh Kapolres Jeneponto ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai, kepolisian kini tak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat kecil yang hidup dalam kesulitan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.