Terkini.id, Jakarta – Aksi demonstrasi di Myanmar dalam rangka memprotes junta militer sudah layaknya aksi antara hidup dan mati.
Para ibu bahkan mulai menuliskan nomor telepon mereka di lengan anak-anak mereka yang berdemonstrasi, sebagai antisipasi jika anaknya terjebak dalam kerusuhan.
Beberapa bahkan menuliskan juga golongan darah anak mereka, untuk mengantisipasi kemungkinan yang sangat nyata anaknya itu dibawa ke rumah sakit saat turun aksi.
“Sungguh … hal yang menyedihkan melihat para ibu memberi mereka restu untuk keluar [memprotes], yang mereka tahu, mungkin [anaknya] tidak akan pernah kembali ke rumah atau mereka mungkin akan ditangkap,” kata analis Myanmar Dr Khin Mar Mar Kyi dikutip dari abc.
“Namun mereka merasa tidak punya pilihan lain.”
Mya Thwaite Thwaite Khiang adalah orang pertama yang terbunuh dalam kerusuhan di Myanmar.
Saat dalam protes damai di Yangon yang mendemonstrasikan kudeta militer, Khiang ditembak di kepala oleh pasukan keamanan dan meninggal kemudian di rumah sakit.
Dia baru berusia 19 tahun.
Namun kematiannya tidak menghalangi pengunjuk rasa untuk bergabung dengan gerakan anti-kudeta.
“Tidak, dia benar-benar memberi saya kekuatan untuk memperjuangkan kebebasan, demokrasi yang pantas kami dapatkan,” kata pengunjuk rasa berusia 21 tahun Khon Cho Thawdar kepada ABC.
“Apakah itu membuatku takut? Ya, aku takut mati, tentu saja semua orang takut mati.
“Tapi hidup tanpa harapan sama saja dengan mati, aku lebih takut dengan masa depanku yang gelap dan tanpa harapan.”
Seorang wanita dengan rambut pirang dan coklat memakai topi dengan kepalan di atasnya saat dia menatap kamera.
Ms Thawdar khawatir masa depannya mungkin berisiko sekarang dengan negara di bawah kekuasaan militer. (ABC News: Phone Myint Min)
Ms Thawdar bekerja di sekolah bahasa Inggris tetapi khawatir pekerjaannya dan prospek karir masa depan sekarang terancam di negara di bawah kekuasaan militer.
“Saya punya rencana, saya punya harapan, saya punya impian yang saya inginkan,” katanya.
“Jika kita tidak berada dalam situasi kudeta seperti ini, mimpi-mimpi ini mungkin sedang menuju ke arah mereka, tetapi sekarang saya tidak tahu.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
