Terkini.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu aksi kudeta pemerintahan oleh militer Myanmar santer diberitakan di mana-mana dan sukses meraup perhatian publik.
Hal itu menjadi alasan para netizen Myanmar gencar mengirimkan tulisan-tulisan yang menggambarkan keadaan negara mereka di berbagai platform media sosial, seperti Facebook dan Twitter.
Bahkan tak sedikit yang mengunggah permintaan tolong panjang lebar disertai dengan tagar tertentu dikarenakan akses internet, listrik, dll yang mulai dibatasi.
Namun, viral dan menjadi trending jagat maya nyatanya belum cukup memengaruhi keadaan hingga mau tak mau kudeta militer tersebut pun berbuntut pada terjadinya demo besar-besaran dan berkepanjangan di Myanmar sana.
Dilansir dari viralitynews.com, pada hari Senin 8 Februari 2021 akhirnya muncul titik terang terkait pengkudetaan sepihak yang dilakukan pihak militer.
- SALAMA Jangkau 18.090 Anak, BPBD Makassar Perkuat Budaya Sadar Bencana Sejak Dini
- Seleksi Pimpinan BAZNAS Makassar Libatkan BAZNAS RI, Pemkot Pastikan Berjalan Objektif dan Transparan
- Satgas Ops Pekat Polres Jeneponto Tangkap Dua Pencuri Cengkeh, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu
- Ramadhipa Raih 9 Poin di Jerez, Jaga Peluang Perebutan Gelar Moto3 Junior
- Dinsos Jeneponto Tak Tahu Menahu Dugaan Pemalsuan Dokumen, Pastikan tidak Terlibat Teknis Penyaluran BLT Kesea
Pemimpin militer Myanmar, Jendral Senior Min Aung Hlaing, mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan pemilihan ulang dan menyerahkan kekuasaan kepada pemimpin terpilih.
Hal ini disampaikan oleh Hlaing dalam pidato yang disiarkan di stasiun-stasiun televisi setempat, yang mana merupakan pidato pertamanya setelah kudeta militer terjadi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
