Miris, Pemasangan Portal Menuai Polemik di Minasa Upa Blok AB/ORW 17 Kelurahan Minasa Upa Makassar.

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

terkini.id-Makassar, Kejadian menarik terjadi malam tadi pada Senin 11 Mei 2020 sekitar pukul 22.00 WITA di Perumahan Minasa Upa Blok AB , Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Salah satu pemasangan portal terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mendukung langkah pemerintah, sepertinya tidak berumur panjang.

Salah satu protes yang diduga dari oknum salah satu warga diantaranya, yang juga merupakan salah satu pengusaha rental mobil yang beralamatkan di kompleks Minasa Upa Blok AB.

Untuk menindaklanjuti aksi protes terkait Pemasangan Portal maka salah satu tokoh masyarakat Blok AB yang juga salah satu pencetus dari Pemasangan pembatasan didalam Kompleks di Minasa Upa Blok AB H.Faisal Silenang SH.MH sangat menyayangkan aksi protes karena keinginan sebagian warga yang tidak setuju akan adanya pemasangan portal dan keinginan ketua ORW 17 Kelurahan Gunung Sari sehingga berimbas pada ketidakmampuan memediasi masalah portal tersebut.

Menarik untuk Anda:

Menurutnya, jalan terakhir yang ditempuh olehnya bersama warga dengan membongkar kembali portal pada malam Senin 11 Mei 2020 oleh beberapa warga sebagai langkah terakhir

Namun, langkah ini dilakukan mengingat menghindari konflik internal dari segelintir oknum/pihak yang tidak puas dengan pemasangan portal pembatas, walaupun Pembatasan Sosial Berskala Besar tahap II diberlakukan.

Diketahui pemasangan portal yang telah terpasang sejak 01 Mei 2020 , masa diberlakukannya PSBB Tahap 1 di Kota Makassar mendapat dukungan juga dari para warga Minasa Upa Blok AB.

Ditemui ditempat terpisah, salah satu warga yang tidak puas atas pemasangan portal , nampak tidak mampu berkata kata setelah beberapa warga menemuinya. Warga ini juga diketahui mempunyai bidang usaha rental mobil.

Menurut H.Faisal Silenang,SH MH yang menemui salah satu warga pemilik usaha rental mobil yang melakukan protes sebelumnya.

“Harapan pembongkaran portal yang berada di jalan masuk gerbang kompleks Minasa Upa Blok AB 10 yang menghubungkan dengan jalan utama Aroeppala telah terlaksana walaupun hal ini disayangkan karena tidak mendukung gerakan Pemerintah Kota Makassar dalam PSBB,” ucap faisal Silenang.

“Diharapkan kerjasamanya juga dalam hal masalah perparkiran unit mobil rental yang mengambil badan jalan kompleks,” harapnya.

Sehubungan dengan mencari titik terang permasalahan tersebut, kembali warga bergerak menemui ketua ORW 17 H Andi M.Fachri di kediamannya untuk menyampaikan hal kejadian pembongkaran kembali portal yang telah terpasang sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu tokoh masyarakat Minasa Upa Blok AB, H Faisal Silenang,SH.MH turut menjelaskan bahwa pemasangan Portal yang membatasi akses gerak terkait PSBB yang juga merupakan dukungan langkah masyarakat Makassar dan warga Minasa Upa Blok AB kepada Pemerintah

Pemasangan portal ini juga merupakan inisiatif dari warga Minasa Upa Blok AB/ ORT B.

“Namun pembongkaran ini titik kulminasi dari deadlocknya pertemuan sebelumnya oleh beberapa warga yang tidak setuju dengan pemasangan portal pembatas,” ujar perwakilan warga Minasa Upa Blok AB ORT B Faisal Silenang yang disaksikan beberapa warga yang ikut mendampingi pembongkaran portal tersebut.

“Kami juga mengharapkan kerjasama oleh beberapa pihak warga, dalam hal ini tertibnya parkiran kendaraan mobil yang selama ini hanya diparkir di pinggir jalan tanpa dimasukkan ke garasi rumah yang secara tidak langsung menggangu kelancaran mobiltas warga kompleks,” tambah H.Faisal Silenang yang didampingi Ketua ORT B, Mustamin Ninra Dg.Sibali.

“Setelah pertemuan beberapa hari yang lalu bersama beberapa warga, kesimpulannya pemasangan portal ini sebaiknya dibicarakan kembali dengan sponsor pemasangan portal sebelumnya,” ujar Ketua ORW 17 H.Andi M.Fachri.

Namun hal ini dibantah kembali oleh H.Faisal Silenang, menurutnya Inisiatif pembangunan portal pembatas kompleks yang dibangun di gerbang masuk kompleks Blok AB 10 adalah murni dari kepedulian warga Minasa Upa Blok AB ORT B.

Menurutnya, hal ini ditempuh mengingat persebaran Covid-19 telah ‘menyasar’ di Kota Makassar apalagi pada wilayah kecamatan Rappocini dan dibutuhkan langkah langkah nyata, diantaranya dengan pemasangan portal bersama para warga sebagai sarana pembatas yang membatasi akses keluar masuk pergerakan orang ke perumahan warga, apalagi di masa pandemi corona virus disease 2019 saat ini.

Namun langkah positif ini mendapatkan rasa tidak sependapat dari beberapa oknum warga yang beralasan akses keluar ke jalan utama Aroeppala memutar jauh serta beberapa faktor alasan lainnya.

Jika saja langkah langkah positif ini mendapatkan dukungan, maka langkah pembatasan sosial dengan membatasi akses keluar masuk orang dari luar, bisa diminalisir pergerakannya.

Semoga saja.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Eksotisme TN Gandang Dewata Sebagai Destinasi Wisata Alam di Mamasa

Mahasiswa HMJ HES gelar Dialog Interaktif: Problematika Hukum Ekonomi Syariah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar