Misteri Kematian Guru di Soppeng, Polisi Lakukan Otopsi dan Periksa Saksi

Misteri Kematian Guru di Soppeng, Polisi Lakukan Otopsi dan Periksa Saksi

FH
R
Farel Haeril
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Soppeng – Kepolisian Resor (Polres) Soppeng tengah melakukan penyidikan intensif atas kematian seorang guru, Jusnawati, S.Pd, yang ditemukan meninggal dunia secara misterius di kediamannya di Lawo, Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Peristiwa ini bermula pada Kamis malam, 24 April 2025 lalu, saat Imran, anak almarhumah, pulang ke rumah orang tuanya. Saat memasuki kamar pribadi ibunya, Imran terkejut menemukan Jusnawati sudah tidak bernyawa terbaring di tempat tidurnya. Sementara itu, suami Jusnawati, Arifuddin, berada di bawah kolong rumah bersama cucu perempuannya.

Keluarga yang merasakan ada kejanggalan atas kematian mendadak ini segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Salah satu saksi, Sainal, yang juga anak korban, mengungkapkan bahwa terakhir kali bertemu dengan ibunya pada sore hari tersebut, dan saat itu Jusnawati dalam kondisi sehat.

Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, menyatakan bahwa hari ini, 30 Juni 2025, pihaknya telah menurunkan tim forensik dari Bayangkara Makassar untuk melakukan otopsi.

“Ada kecurigaan terkait meninggalnya Jusnawati, sehingga kami lakukan otopsi. Kami berharap hasilnya dapat memberikan kejelasan atas penyebab kematian,” ujarnya.

Baca Juga

Tidak hanya melakukan otopsi, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga dan tetangga korban, guna mengumpulkan informasi yang lebih lengkap.

“Beberapa saksi sudah diperiksa untuk melengkapi informasi,” tambah AKP Dodid.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.