Muhammadiyah-British Council Latih Guru Dimulai dari Makassar

Training of Trainer Guru Bahasa Inggris Sekolah Muhammadiyah

Terkini.id,Makassar  – Dimulai dari Makassar, program peningkatan kapasitas bahasa Inggris untuk guru Muhammadiyah dimulai. Program ini merupakan bagian dari English for Indonesia yang diprakarsai oleh British Council dan Kedutaan Besar Inggris dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para guru-guru Muhammadiyah sekaligus membantu para guru untuk mengembangkan teknik serta materi belajar yang interaktif untuk para murid.

Pada pelatihan pertama di Makassar ini, telah diluncurkan juga integrasi dari materi belajar online British Council. Dengan integrasi ini maka guru-guru yang menggunakan EduMu akan memiliki akses ke materi belajar online yang sudah dipersiapkan British Council sebagai salah satu ahli terbaik di bidang pengajaran bahasa inggris.

Direktur British Council Indonesia, Paul Smith mengatakan materi belajar online British Council ini, sebagai bagian dari English for Indonesia, didesain untuk melengkapi proses belajar bahasa inggris untuk semua tingkat belajar melalui empat situs web yaitu: LearnEnglish Kids (untuk anak-anak beserta orang tua), LearnEnglish Teens (untuk remaja), LearnEnglish (untuk professional dan mahasiswa), serta TeachingEnglish untuk guru yang berisi materi pendukung pengajaran dan pengembangan pedagogik.

“Jadi program peningkatan kapasitas ini terdiri atas: Tiga Training of Trainers (ToT) secara langsung yang akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya dan Makassar,”ujarnya.

Ia juga berharap melalui pelatihan tatap muka dan online dengan pelatih berpengalaman dari British Council sebagai organisasi internasional terkemuka belajar mengajar bahasa Inggris ini para guru akan mempelajari banyak strategi, metode dan materi belajar mengajar bahasa inggris yang kreatif, interaktif dan up-to-date.

“Selain bermitra dengan media, English For Indonesia telah bermitra dengan beberapa figur publik, asosiasi guru, institusi pemerintah serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya,”tuturnya.

Dijelaskan Paul bahwa diluncurkannya English for Indonesia dilandaskan oleh visi dan misi kami untuk menemukan cara-cara inovatif dan kreatif dalam memberikan sumber belajar dan pengajaran bahasa Inggris terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan juga merupakan salah satu fokus utama Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan dan sosial di Indonesia.

“Untuk itu, kami dengan bangga bermitra dengan Muhammadiyah melalui program peningkatan kapasitas berbahasa Inggris untuk para guru,”terangnya.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik mengatakan program ini dimulai di Makassar mewakili Indonesia bagian timur dan akan diteruskan di kota Surabaya dan Jakarta.

“Kami berharap rangkaian pelatihan offline dan online ini dapat membantu para guru untuk menemukan proses belajar mengajar yang lebih kreatif dan interaktif dan membantu memotivasi siswa ketika belajar bahasa inggris sehingga dapat meningkakan kesempatan kerja serta kesempatan untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang terbaik bagi mereka,”pukasnya.

Masih kata Moazzam Malik menyebutkan salah satu ketrampilan penting di abad 21 adalah kemampuan untuk menguasai bahasa inggris secara efektif. Meningkatkan kemampuan bahasa inggris akan membantu seseorang untuk mendaftar pekerjaan, meningkatkan gaji serta meningkatkan standar hidup.

“Kemampuan bahasa inggris akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan global dan tentu saja bahasa inggris merupakan bahasa resmi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan hampir seluruh organisasi internasional, termasuk G20,”jelasnya.

Diketahui jika bahasa Inggris juga merupakan bahasa yang digunakan di di perguruan tinggi dan penelitan: 95 dari 100 universitas terbaik di dunia menggunakan bahasa inggris.

“Meningkatkan kemampuan bahasa inggris masyarakat sangat penting untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain ekonomi dan politik berpengaruh di dunia. Bahkan sebagai salah satu organisasi islam terbesar, Muhammadiyah mampu memainkan peran kunci dalam membantu Indonesia meraih potensi-potensi ini,”imbuhnya.

Sementara Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah mengatakan Muhammadiyah dan British Council sudah menjalin kemitraan yang cukup lama dan pelatihan bahasa Inggris untuk guru-guru sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang diselenggarakan di Makasar ini merupayakan salah satu wujud kepedulian kemitraan kami untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

“Muhammadiyah memiliki kepedulian di bidang pendidikan dan dibuktikan dengan pendirian sekolah dan madrasah di seluruh tanah air bahkan sudah dimulai sebelum republik ini berdiri, demikian juga British Council memiliki kepedulian yang sama di bidang pendidikan,”terangnya.

Penguasaan bahasa Inggris merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan di era globalisasi dan menghadapi Revolusi Industri 4.0, di mana Keterampilan Abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi dan komunikasi semuanya membutuhkan penguasaan bahasa Inggris yang mumpuni.

“Kami mendorong agar guru-guru sekolah dan madrasah Muhammadiyah betul-betul memanfaatkan kesempatan ini agar nantinya dipraktikkan di sekolah masing-masing untuk mendorong siswa-siswa kita agar semakin menguasai Bahasa Inggris, salah satunya melalui Edukasi Digital Muhammadiyah (EduMu),”harapnya.

“Tantangan dunia kerja ke depan akan sangat kompetitif, karena itu penguasaan bahasa Inggris menjadi penting agar siswa menjadi lebih percaya diri ketika berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas baik di tingkat nasional maupun global,”tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Lawan Corona, Mahasiswa KKN UINAM di Bulukumba Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Cegah Corona, Mahasiswa KKN UINAM Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Desa Datara Gowa

Begini Cara Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Isi Waktu Saat di ‘Rumah Saja’

Makin Mewabah, Polbangtan Gowa Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh Di Gerbang Masuk Area Kampus

Mahasiswa UINAM Terpaksa Kuliah Online karena Wabah COVID-19

Direktur Polbangtan Gowa Bagi-bagi Masker, Vitamin Sekaligus Makan Bubur Kacang Ijo & Sarabba Bareng THL, Satpam dan Supir

Alumni FKG Unhas Sumbang Chamber Sterilizer untuk Rumah Sakit Sayang Bunda

Direktur Polbangtan Gowa: Tetap Produktif Walau Bekerja Dari Rumah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar