Munarman Sebut Negara Makin Tak Jelas, Ferdinand: Saya Mengerti Kondisi Psikologis Orang Seperti Ini

Munarman Sebut Negara Makin Tak Jelas, Ferdinand: Saya Mengerti Kondisi Psikologis Orang Seperti Ini

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Munarman, mantan Sekretaris Front Pembela Indonesia (FPI) bahwa keadaan Indonesia semakin tidak jelas.

Ferdinand menyindir bahwa pendapat Munarman tersebut hanyalah pandangan orang yang mendukung khilafah, radikalisme, dan intoleran.

“Bagi orang yang memiliki defenisi negara jelas sama dengan khilafah, radikal, benci perbedaan dan gemar permusuhan, tentu akan melihat negara ini makin tak jelas,” tulisnya di twitter @FerdinandHaean3 pada Minggu, 14 Maret 2021.

Ferdinand juga menyindir baha Ia memahami kondisi psikologis orang seperti Munarman setelah melihat beberapa organisai masyarakat (ormas) yang dinilai radikal dibubarkan.

“Saya mengerti kondisi psikologis orang seperti ini, terlebih setelah HTI FPI dimusnahkan oleh negara,” tulisnya.

Baca Juga

Adapun pernyataan Munarman terkait negara semakin tidak itu disampaikan pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Pernyataan tersebut ia lontarkan saat ditanya terkait kisruh Partai Demokrat yang akhir-akhir ini meramaikan perbincangan terkait politik Indonesia.

Menurut Munarman, perkembangan kisruh Partai Demokrat semakin ‘lucu’ dan kehidupan nehara semakin tidak jelas.

“Gonjang-ganjing Partai Demokrat ini makin lucu, ya. Saya mau kasih komentar publik karena makin hari makin enggak jelas kehidupan di negara ini,” kata Munarman, dilansir dari suara.com.

Munarman menilai bahwa perseteruan yang sedang terjadi dalam Partai Demokrat merupakan ujian bagi negara.

Ia membandingkan peraduan antara konstitusionalisme atau hukum yang sah dengan kekuasaan.

“Gonjang-ganjing PD akan menjadi ujian bagi konstitusionalisme versus kekuasaan, negara hukum versus negara kekuasaan, rule of law versus rule of power,” tutur Munarman.

Sebagai catatan, kisruh antara kubu Moeldoko dan kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memang terus berlanjut hingga sekarang.

Perseteruan kedua kubu akan memperebutkan legitimasi terkait siapa yang sah di mata hukum dan negara.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.