Terkini.id, Jakarta – Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi soal Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang marah lantaran relawan ormas terlarang tersebut dibubarkan saat hendak membantu korban banjir.
Lewat cuitannya di Twitter, Senin 22 Februari 2021, Ferdinand Hutahaean mengaku heran dengan aksi Munarman yang marah-marah itu.
Menurutnya, wajar relawan FPI tersebut dibubarkan karena organisasi itu sudah ditetapkan sebagai ormas terlarang.
“Si Munarman itu ngomong apa? Marah-marah karena FPI dibubarkan hendak bantu korban banjir? Hei Munarman, FPI itu ormas terlarang,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand menilai, apabila Munarman memang tulus ingin membantu korban banjir maka tak perlu pakai atribut FPI.
- Eko Junianto Sabet Juara di AHSRIC 2026, Bawa Nama Astra Motor Sulsel ke Panggung Nasional
- Wabup Gowa Hadiri Sertijab Danrem 141/Toddopuli, Tekankan Pentingnya Sinergitas
- Astra Motor Sulsel Torehkan Prestasi Nasional, Eko Junianto Juara 2 Dealer Advisor AHSRIC 2026
- Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dukung SDM Unggul, 11 Mahasiswa Baru Unhas Terima Beasiswa
- Kemenhut Ungkap Modus Jual Beli Garapan Hutan Lindung di Luwu Timur
Kecuali, kata Ferdinand, jika Munarman memang mau pamer kepada publik bahwa FPI juga ikut membantu warga terdampak musibah banjir.
“Kalau tulus mau bantu jangan pake atribut FPI, kecuali kau mau pamer atribut FPI nya saja. Man, bagaimana kalau atribut PKI dipake bantu korban, muncungmu marah ngga?” tegasnya.
Sebelumnya, Mantan Sekretaris Umum DPP FPI Munarman membenarkan telah terjadi aksi pembubaran oleh aparat kepolisian terhadap tim sukarelawan Front Persaudaraan Islam atau FPI versi baru.
Ia mengungkapkan, peristiwa pembubaran yang terjadi pada Sabtu 20 Februari 2021 itu berawal saat tim sukarelawan membawa perahu karet berlogo FPI.
Selain membawa perahu karet, Munarman juga menyebutkan tim sukarelawan tersebut mendirikan dapur umum untuk korban banjir.
“Padahal tim Kemanusiaan kami datang bawa bantuan, buka dapur umum dan membawa tim evakuasi,” ujar Munarman, Minggu 21 Februari 2021 seperti dikutip dari Jpnn.com.
Munarman mengatakan, pihak kepolisian sempat menjelaskan kepada para sukarelawan yang akan membantu evakuasi harus melepas logo FPI versi baru itu.
“Kenapa dilarang-larang atribut FPI? Kan itu Front Persaudaraan Islam. Tidak ada larangan terhadap FPI yang Persaudaraan,” ujarnya kesal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
