Munarman Sebut Ada Makhluk Alergi FPI karena Kebodohan dan Kedunguan, Netizen: Merekalah Anjing PKI

Munarman Sebut Ada Makhluk Alergi FPI karena Kebodohan dan Kedunguan, Netizen: Merekalah Anjing PKI

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menyebut secara frontal perihal adanya “makhluk” yang alergi terhadap kata FPI.

Hal itu ia sampaikan terkait kabar penertiban mantan anggota FPI di saat akan menolong warga korban banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur belum lama ini.

“Siapa pun dia, ternyata ada makhluk-makhluk yang alergi rupanya dengan huruf F, P, dan I,” ungkap Munarman saat dihubungi pada hari Senin, 22 Februari 2021 lalu seperti yang dilansir dari detik.com.

“Karena kebodohan dan kedunguan akhirnya minta dihapus seluruh yang ada huruf F, P, dan I,” lanjutnya kemudian.

Munarman menegaskan bahwa relawan FPI yang sedang turut membantu para korban banjir beberapa hari lalu itu berasal dari Front Persaudaraan Islam, bukan Front Pembela Islam.

Baca Juga

Oleh karena itu, ia lantas menyebut orang-orang yang menertibkan mereka telah buta mata dan buta hati.

“Padahal FPI yang bekerja untuk kemanusiaan itu adalah Front Persaudaraan Islam. Cuma karena sudah buta mata dan buta hati, maka makhluk-makhluk itu tidak ingin huruf F, P, dan I ada,” ujarnya.

“Yang bekerja sebagai relawan kemanusiaan itu Front Persaudaraan Islam. Atribut yang digunakan adalah atribut dan logo Front Persaudaraan Islam. Memang saat ini ruwaibidhah merajalela dan merasa berkuasa,” pungkas Munarman.

Setelah ditelusuri, rupanya pemberitaan ini pun telah sampai di dunia maya Twitter hingga beberapa netizen tampak menuangkan komentar beragam terkait adanya “makhluk” yang disebut alergi FPI oleh Munarman tersebut.

“Iya betul, merakalah para anjing-anjing PKI,” tulis akun @AchmadY94803954.

“Bukan alergi dengan huruf FPI, tapi segala sesuatunya yang berbau dengan FPI DIHARAMKAN,” timpal akun @marpaung913.

“Orang yang takut sama huruf biasanya orang tak waras dan buta huruf,” ujar akun lainnya @totosalehl.

Sebelumnya, polisi memang menyatakan bahwa relawan yang membantu evakuasi saat banjir Cipinang Melayu, Jakarta Timur, berasal dari Front Persaudaraan Islam, meskipun tak ada keterangan ‘persaudaraan’ dalam atribut yang mereka gunakan.

“Singkatan doang itu. Dipakai itu di perahu, segala macam. Singkatan ‘FPI’ doang itu. Lama itu. Orang lama itu,” terang Kapolsek Makasar, Kompol Saiful, pada hari Minggu, 21 Februari 2021 lalu.

“Ya kan itu bacaannya semuanya FPI semua. FPI lama itu. Relawannya sih kita enggak ada yang ngelarang dia mau bantu bersama-sama TNI-Polri. Tapi kita suruh buka atribut FPI-nya itu. Jangan sampai pakai itu. Itu saja sebenarnya. Karena FPI kita tahu, organisasi terlarang di Indonesia. Enggak boleh,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.