Terkini.id, Jakarta – Direktur Centre For Youth and Population Research, Dedek Prayudi alias Uki menanggapi pernyataan Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar bahwa DKI Jakarta semakin maju di bahwa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.
Uki membantah pernyataan Musni Umar dan menunjukkan data potret kemiskinan di DKI Jakarta sebelum pandemi.
“Anies dilantik pada Oktober 2017 & RPJMD di teken pada 2018,” katanya melalui akun Twitter @Uki23 pada Rabu, 20 Oktober 2021.
“Melihat data SUSENAS di bawah, indeks keparahan kemiskinan selalu meningkat dari tahun ke tahun di DKI sejak itu,” tambahnya.
Bersama pernyataannya, Uki melampirkan grafik perkembangan Kedalaman Kemiskinan dan Keparahan Kemiskinan dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dari Maret 2014 hingga Maret 2019.
Dari grafik itu, terlihat bahwa sejak Maret Maret 2018 hingga Maret 2019, indeks keparahan DKI Jakarta terus meningkat seperti yang dikatakan oleh Uki.
Pada Maret 2018, Indeks Keparahan Kemiskinan adalah 0.106, meningkat menjadi 0.107 pada September 2018, dan meningkat lagi menjadi 0.111 pada Maret 2019.
Untuk waktu yang sama, Indeks Kedalaman Kemiskinan juga menurun, dari 0.514 pada Maret 2018, menjadi 0.503 pada September 2018, dan 0.497 pada Maret 2019.
Adapun Musni Umar mengatakan bahwa Jakarta menjadi lebih indah dan maju berkat kepemimpinan Anies Baswedan.
“Sudah buta, tuli dan bisu tidak melihat realita bahwa Jakarta lebih indah dan lebih maju berkat kepemimpinan Anies,” katanya.
Musni mengatakan itu sebagai respons terhadap Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Gembong menyindir bahwa selama memimpin, Anies Baswedan tak memiliki peninggalan berarti, selain patung sepeda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
