Masuk

Mustofa Nahra: Presiden dan Pejabat sebelum 2014, Rata-Rata Ada Wibawanya, Bukan Boneka

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Umat, Mustofa Nahrawardaya mengatakan bahwa rata-rata Presiden dan pejabat Indonesia sebelum 2014 memiliki wibawa.

Menurut Mutofa Nahra, para pejabat dan presiden yang ia maksud itu memiliki aura dan penampilan berkualitas.

“Presiden dan pejabat jaman sebelum 2014, rata-rata ada wibawanya,” katanya melalui akun Twitter @TofaTofa-id pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela

“Aura dan penampilan mereka sebagai pejabat, bukan kaleng-kaleng. Mereka menguasai masalah. Bukan boneka,” lanjutnya.

Mustof Nahra mengatakan itu sebagai respons terhadap unggahan pejabat Kemenko Ekonomi, Industri, dan Keuangan (Ekuin) tahun 1990-1993, Ronnie H. Rusli.

Ronnie Rusli mengunggah foto Presiden ke-2, Soeharto dan Ibu Negara beserta para tokoh yang menurutnya memajukan Indonesia di forum Internasional.

Baca Juga: Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca

Ia mengenang bahwa mereka yang memajukan Indonesia di Forum Internasional ini telah meninggal semua.

Ronnie Rusli menyebutkan beberapa tokoh seperti Widodo, Ali Alatas, Radius Prawiro, dan Moh Soeparno.

“Tiada bandinglah performa mereka yang di foto ini,” katanya pada Sabtu,

Pejabat Kemenko Maritim 2015-2016 ini pun membandingkan dengan Pemerintahan saat ini yang menurutnya lebih buruk.

Baca Juga: Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?

“Sekarang, jangankan prestasi, Garudanya sebentar lagi wafat di bikin beban hutang buat oknum-oknum,” kata Ronnie Rusli.

“Sekarang cuma kumpulan guyonan saja minta/ngemis sana-sini di dalam sana bisanya, sambil nyambi ‘ambil sana sini ramai-ramai pesta pora’ karena setiap ada pesta pasti akan ada bubarannya,” tambahnya.