Terkini.id, Jakarta – Kepala Hubungan Masyarakat Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menyampaikan pesan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebagai sesama Muslim, Mustofa mengingatkan bahwa pemimpin sebaiknya konsisten dalam bersikap.
“Sebagai Muslim, saya mengingatkan saja. Bahwa pemimpin sebaiknya konsisten,” katanya melalui akun Twitter @TofaTofa_id pada Senin, 11 Oktober 2021.
Mustofa mengatakan bahwa sikap konsisten perlu dimiliki pemimpin agar rakyat yang dipimpinnya mengikuti konsisten.
“Pemimpin pemerintahan tidak boleh berbohong. Tak boleh mengingkari janjinya,” katanya.
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
- Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
- Soal Pejabat India Menghina Nabi, Partai Ummat: Hukum Mati, Cukup Jelas!
- Bandingkan Wanita Indonesia Dengan Arab, Kader Partai Ummat: Kalau Arab Cakep, Mancung!
Bersama pernyataannya, Mustofa Nahrawardaya membagikan pernyataan Jokowi beberapa tahun yang lalu soal rangkap jabatan menteri.
Di sela-sela kegiatan blusukannya ketika itu, Jokowi menegaskan bahwa menterinya tak boleh rangkap jabatan.
“Yang saya sampaikan dari awal ya begitu. Ya sudah,” ujarnya pada Selasa, 26 Agustus 2014, dilansir dari Kompas.
Ketika itu, Jokowi juga menanggapi soal pandangan para elite parpol pendukungnya yang tak mempermasalahkan rangkap jabatan.
Jokowi mengaku bahwa perbedaan pandangan tersebut hanya soal waktu dan ia akan bertemu untuk berbincang dengan para petinggi parpol pendukungnya soal prinsip tersebut.
Ia berpandangan bahwa rangkap jabatan dapat membuat kerja menteri tidak fokus.
“Satu jabatan saja belum tentu berhasil, apalagi dua,” ujar Jokowi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
