Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menyindir nama partai politik (parpol) juara korupsi yang katanya terdengar mirip dengan nama BPIP apabila diucapkan pelan-pelan.
“Nama BPIP, kalau diucapkan pelan-pelan, terdengar sama persis, nama sebuah parpol juara korupsi. Coba deh,” katanya melalui akun Twitter TofaTofa_id pada Sabtu, 14 Agustus 2021.
Mustofa tidak menyebut spesifik partai apa yang ia sebut juara korupsi dan pelafalannya mirip (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) itu.
Akan tetapi, ditelusuri Terkini.id di kolom komentar, banyak netizen yang menyenut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Ada netizen yang menyebutnya secara blakblakan dan ada yang hanya menyebut istilah yang lekat dengan PDIP, seperti “wong cilik”, “perjuangan”, “Banteng”, dan lain-lain.

- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
- Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
- Soal Pejabat India Menghina Nabi, Partai Ummat: Hukum Mati, Cukup Jelas!
- Bandingkan Wanita Indonesia Dengan Arab, Kader Partai Ummat: Kalau Arab Cakep, Mancung!
“Partai wong cilik bansos buat wong cilik dihembat,” kata Izzuddi79658796.
“PKI Perjuangan?” kata Abuzahra003.
“PDIP, partai juara korupsi mestinya dibubarin, malah FPI yang dibubarin, kan gobloknya tujuh turunan,” kata Budiarto6575.
“BPIP = PDIP oh bener,” kata CahKudus59611179.
Sebelumnya, BPIP ramai dikritik usai mengumumkan kompetisi penulisan artikel bertema yang mengusung tema berkaitan dengan islam.
Adapun temanya adalah “Hormat Bendera Menurut Hukum Islam dan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam”.
“Lagi-lagi Islam. Move On dong!” kata Mustofa melalui akun TofaTofa_ID pada Kamis, 12 Agustus 2021.
Bukan hanya Mustofa, tokoh-tokoh lain seperti Said Didu, Fadli Zon, hingga Anwar Abbas juga tak sepakat dengan pemilihan tema tersebut.
Anwar Abbas sendiri mengatakan bahwa tema itu tak relevan dengan situasi sulit di tengah pandemi ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
