Terkini.id,Makassar – Bagi Anda penikmat dan pecinta mode, pasti sudah tak asing lagi dengan gelaran The International Woman Exhibition Female on The Move (FEMME) dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW). Perhelatan mode tahunan ini akan kembali hadir memanjakan penggemarnya di Four Points by Sheraton Jalan Andi Djemma Makassar, 3 hingga 7 April 2019 mendatang.
Kali ini, The International Woman Exhibition Female on The Move (FEMME) dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019 akan mengangkat tema The Future of Culture.
Chairwoman FEMME dan CBFW, Icha A.Z Lili mengatakan di gelaran ke-14nya ini, The International Woman Exhibition Female on The Move (FEMME) dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) akan mendatangkan beberapa desainer ternama tanah air dan dunia.
“Deretan mahakarya dari desainer nasional maupun international bakal dipamerkan pada ajang bergengsi The International Woman Exhibition FEMME and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) kali ini,” ujarnya.
Lantas, siapa saja yang desainer yang akan memeriahkan The International Woman Exhibition FEMME and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW)?
Mayaratih
https://www.instagram.com/p/BvilbOWHwKV/?utm_source=ig_web_copy_link
Mayaratih salah satu desainer kondang yang pernah mengharumkan nama Indonesia melalui karyanya bertajuk Ibu Pertiwi, di ajang bergengsi Miss Grand Interrnational yang digelar di Pulau Phu Quoc Vietnam 2017 lalu, kembali terlibat pada event tahunan ini. Saat event nanti, Mayaratih akan mempersembahkan karya terbarunya bertajuk “Butta” yang berarti tanah.
Mayaratih dalam keterangan persnya mengatakan di gelaran FEMME dan CBFW 2019 kali ini, dirinya akan mengangkat tema “Butta” terinspirasi dari empat unsur kehidupan yakni air, angin, api, dan tanah.
Menurutnya salah satu unsur kehidupan inilah yang kemudian diangkat menjadi sebuah karya yang indah dipadukan dengan konsep etnik khas Makassar. Secara keseluruhan konsep outfits yang akan ditanpilkan berupa modern ethnic glam.
“Perpaduan kain etnik aksara lontara dengan bahan sequin, chiffon dan lain sebagainya. Dengan detail embroidery dan beading di setiap outfit,” ungkapnya.
Monika Jufry
https://www.instagram.com/p/BviQeVUF_rL/?utm_source=ig_web_copy_link
Di samping itu, juga ada Monika Jufry salah satu desainer yang cukup populer di Indonesia yang pernah diminta untuk merancang busana khusus istri Presiden SBY, Ani Yudhoyono, tahun 2008 lalu ketika masih menjabat sebagai Presiden.
“FEMME dan CBFW 2019 kali ini akan memberikan kejutan baru melalui koleksi terbarunya bertajuk Hidden Beauty,”ujar Monika Jufry dalam keterangannya.
Diketahui juga jika koleksi terbarunya ini terinspirasi dari tumbuhan jamur yang sering luput dari penglihatan. Padahal menurutnya, tumbuhan jamur ini mempunyai serat dan lekuk yang cantik. Warna-warnanya pun juga menawan. Sehingga konsep tersebut dituang dalam busana yang sangat indah.
Deden Siswanto
https://www.instagram.com/p/Btnrcmphlyg/?utm_source=ig_web_copy_link
Desainer lain adalah Deden Siswanto juga akan menampilkan dua koleksi terbarunya pada event nanti yang bertajuk Lipa Lagosi dan Kagirinaku. Yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi kontruksi, material, dan nuansa warna.
Sebab Ia berharap penonton saat menyaksikan gelaran fashion show tidak akan merasa monoton, lebih variatif, dan atraktif. Sehingga penonton akan merasa puas terhadap koleksi-koleksi yang ditampilkan.
Tidak kalah menariknya lagi, desainer sekaligus selebriti papan atas tanah air, Dewi Sandra juga tidak ingin ketinggalan untuk menampilkan karya terbarunya.
Dewi Sandra
https://www.instagram.com/p/BvkhezSAOAb/?utm_source=ig_web_copy_link
Bertajuk Doa, Dewi Sandra ingin menciptakan sebuah karya yang tidak hanya mengutamakan sisi keindahan pada manusia namun juga dimata sang penciptanya, Allah Swt. Bernuansa muslim, Doa hadir sebagai salah satu brand yang memberikan desain dengan sentuhan cinta dan rasa syukur.
“Dalam gelaran nanti, kami akan mempersembahkan koleksi terbaru Scarf dari Doa yaitu Hawa Collection Vol. 2,” ungkap Dewi Sandra kepada TERKINI.ID.
Disebutkan pula di FEMME dan CBFW, pihaknya akan memberikan motif dengan sentuhan design water color dan pettern-pattern bunga yang sangat indah, dimana motif bunga tersebut merupakan refleksi dari kepribadian seorang wanita.
Jeny Tjahyawati
https://www.instagram.com/p/BtGj-sZBjbG/?utm_source=ig_web_copy_link
Desainer kondang lainnya, Jeny Tjahyawati yang kiprahnya di dunia mode tidak diragukan lagi. Pada event nanti pihaknya akan mempersembahkan 12 outfits koleksi terbarunya, bertajuk Dayak Luxury. Terinspirasi dari motif seni lukis suku dayak yang merupakan perpaduan antara pola dasar yang dikreasikan menjadi beberapa variasi yang kemudian diangkat menjadi sebuah karya yang indah.
“Sehingga, menjadi kesatuan rangkaian makna yang berarti. Motif terinspirasi dari bentuk tanaman atau bunga dan yang ada di alam sekitar,” ungkap Jeny.
Hannie Hananto

Bukan itu saja, Hannie Hananto pun akan meramaikan gelaran pameran fashion terbesar Kawasan Timur Indonesia. Hannie diketahui akan mengangkat tema Mondrian yang diambil dari nama pelukis Belanda Piet Mondrian penggagas Seni Modern – De Stijl – 1929 bentuk – bentuk geometrisnya yang kemudian diadopsi menjadi sebuah karya yang indah dan unik.
“Kami menggunakan warna merah, biru, kuning, dan hitam putih yang direalisasikan pada 12 koleksinya dalam bentuk cutting dress hinga long outer yang bakal dipersembahkan saat event Femme and CBFW nanti,”terangnya.
Steven Tach

Tampaknya, kurang lengkap jika membicarakan industri mode tanpa kedatangan desainer International Steven Tach. Ia yang akan mempersembahkan maha karyanya bertajuk “Kearifan Lokal”, Gaya Global dengan mengangkat motif khas Sulawesi Selatan ada 16 outfits yang akan dipersembahkan saat fashion show nanti.
“Yuk saksikan keindahan dari karya seni para designer tanah air dan dunia di FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week 2019,”tutup Icha.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
