Terkini.id, Jakarta – Jamiluddin Ritonga selaku pengamat politik mengatakan bahwa nasib Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat bergantung pada hasil penyidikan KPK terkait kasus Formula E.
Ia menyebut bahwa kesempatan Anies untuk maju dalam konstelasi politik di Pilpres 2024 akan hangus gara-gara polemik Formula E.
Ia mengatakan, hal ini bisa terjadi jika Anies terbukti terlibat dalam penyalahgunaan anggaran untuk ajang balapan tersebut.
“Jika hasil pemeriksaan KPK menunjukkan ada indikasi keterlibatannya dalam penyalahgunaan dana Formula E,” ujar Jamiluddin sebagaimana dikutip dari GenPI.co via Wartaekonomi, Rabu, 10 November 2021.
Lebih lanjut lagi, menurut Jamiluddin, polemik Formule E juga bisa menyebabkan elektabilitas Anies Baswedan terjun payung.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Bahkan bisa saja Anies tidak lagi dilirik partai politik untuk diusung pada Pilpres 2024, jika dirinya memiliki keterlibatan dengan kasus terssbut.
Namun, jika Anies terindikasi tidak terlibat dalam kasus korupsi Formula E, elektabilitasnya akan segera melambung.
Oleh karena itu, akademisi dari Universitas Esa Unggul menyarankan agar KPK secepat mungkin untuk menyelesaikan pemeriksaan kasus Formula E.
Ia juga mewanti-wanti, jangan sampai kasus tersebut dijadikan sandera untuk menghambat Anies Baswedan.
“Kasus ini jangan sampai dipolitisir dan dijadikan alat menyandera Anies untuk kemajuannya nyapres,” jelasnya.
Dirinya menyarankan agar KPK melihat kasus Formula E secara objektif dari sisi hukum, bukan titipan untuk menghancurkan Anies Baswedan.
“Hanya dengan begitu hasil kerja KPK dapat dipercaya masyarakat,” pungkas Jamiluddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
