Terkini.id, Makassar – Asosiasi Angkutan Darat (Siganda) Makassar meminta Dinas Perhubungan Sulsel meninjau ulang trayek bus Trans Mamminasata yang merugikan angkutan kota atau pete-pete.
Ketua Siganda Kota Makassar Felixander Baan mengatakan trayek yang dilalui bus Trans Mamminasata beririsan dengan jalur pete-pete, sehingga kesempatan untuk mengambil penumpang menjadi kecil.
“Seharusnya bus mempunyai trayek yang tidak beririsan dengan pete-pete karena masih banyak daerah yang belum terjangkau oleh angkutan, apalagi saat ini penumpang yang menggunakan jasa angkutan kota ini sangat minim tergerus oleh ojol,” kata Felixander, Selasa 30 November 2021.
Berdasarkan fakta uji coba, pengemudi teman bus seenaknya menaikkan menurunkan penumpang sembarang tempat karena kurangnya halte atau shelter bus.
Bus yang ada di koridor 2 masuk kategori jenis angkutan AKDP. Seharusnya bus tersebut menghubungkan terminal di Makassar maupun Maros serta Gowa.
- H Musakkar Kendarai Pete-Pete Hadiri Pelantikan sebagai Anggota DPRD Sulsel 2024-2029
- Kisruh Teman Bus dan Pete-Pete, Danny Pomanto: Perlu Dijalin Integrasi
- Soal Polemik Pete-pete dan BRT di Makassar, Dewan Siap Mediasi
- Unik dan Kreatif, Pete-pete di Makassar Punya Perpustakaan, Ac Hingga Colokan Listrik
- Kalah Bersaing dengan Ojol, Kadis Perhubungan Makassar Tetap Pertahankan Pete-pete
“Malah yang terjadi trayek kota yang banyak penumpang disasar oleh bus, seperti bandara, Mall Panakukang koridor 2. Sehingga penumpang yang selama ini dilayani oleh angkot diambil oleh bus apalagi masih gratis,” ucapnya.
Selain itu, dari fakta di lapangan terlihat jelas sejumlah bus melaju di atas 50 km per jam. Bahkan mengambil jalur kiri jalan di mana jalan tersebut diperuntukkan bagi kendaraan sepeda motor.
“Jadi kita minta Kemenhub dan Dishub Provinsi perlu meninjau dan dikaji ulang trayek bus mamminasata beserta program gratisnya, karena kelamaan 3 bulan,” terangnya.
Felixander Baan berharap pihak penentu kebijakan memperhatikan nasib angkutan kota atau pete-pete yang kian hari tersisihkan.
“Jangan menghabisi kami dengan keji, kalaupun punah, pete-pete akan punah sendiri ditelan zaman,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
