Makassar Terkini
Masuk

KH Achmad Zen Sebut Pancasila Hasil Pengkhianatan Soekarno, Ngabalin Murka: Jangan Diam Teman-Teman

Terkini.id, Jakarta –Ali Mochtar Ngabalin menanggapi video laki-laki yang menyebut Pancasila hasil pengkhianatan Soekarno serta mempertanyakan kegunaan Pancasila.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden ini nampak tak menahan kemarahannya atas pernyataan laki-laki yang disebut bernama KH Achmad Zen tersebut.

Ia pun mengajak para netizen untuk menyebarkan video tersebut agar KH Achmad Zen dijemput oleh pihak berwajib.

“KADRUN TOLOL,” kata Ngabalin melalui akun Twitter @AliNgabalinNew, seperti dikutip terkini.id pada Sabtu, 30 Juli 2022.

“Jangan diam teman-teman, partisipasi mohon dishare lagi sampai manusia keparat ini dijemput,” sambungnya.

Di akhir pernyataannya, Ali Mochtar Ngabalin menggunakan tagar “Kita Pancasila Tolak Penyesatan”.

Adapun dalam video yang ia lampirkan, nampak seorang laki-laki berbaju putih dan kopiah putih sedang duduk di tengah sekelompok orang.

Dalam video ini, terdapat tulisan bahwa laki-laki yang berbicara tersebut bernama KH Achmad Zen.

Selain itu, juga tertulis narasi yang menyebut PDI Perjuangan bisa tersinggung dengan ucapan Achmad Zen bahwa Pancasila hasil pengkhianatan Soekarno.

“Orang PDI-P bisa tersinggung nih! Namanya KH Achmad Zen. Pancasila BUKAN HASIL dari Kesepakatan Ulama. Melainkan Pengkhianatan SOEKARNO,” demikian tertulis isi narasi dalam video itu.

Dalam video, KH Achmad Zen yang duduk di tengah-tengah jemaah berbicara soal asal Pancasila.

“Pancasila dari siapa? Bukan dari kesepakatan ulama, itu buatan Soekarno, yang kemudian dijual ke umat ‘ini loh kesepakatan ulama’,” ujar Kiai Achmad Zen.

“Demi Allah itu bukan buatan ulama, itu pengkhianatan Soekarno. Saya tanggung jawab!” ujarnya.

Lebih lanjut, KH Achmad Zen membandingkan Pancasila dengan khilafah. Pertama-tama, ia menyebut khilafah berasal dari Allah.

Selanjutnya, ia menyebut syariat dan khilafah dapat menyelesaikan persoalan, sementara Pancasila tidak bisa.

“Saya bisa lantang ke siapa pun, kalau bukan dengan syariat dan khilafah, mau kasih solusi apa dengan persoalan ini?” kata KH Achmad Zen.

“Mau pakai Pancasila? Pancasila bisa ngejawab apa? Utang gede, ke mana Pancasila? LBGT merajalela, ke mana Pancasila?” sambungnya.

KH Achmad Zen juga menyinggung bahwa di bawah Pancasila, ulama yang lempeng dipelihara, sementera ulama yang lurus dikriminalisasi.

“Ditangkap, dipenjara,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi dari KH Achmad Zen terkait video ceramahnya yang viral itu.