Ngeri! Konglomerat Jusuf Hamka Bongkar Pertarungan Sengit ‘Naga-Naga’ di Bisnis Jalan Tol

Terkini.id, Jakarta – Seorang Pengusaha Jusuf Hamka membongkar awal mula terjun ke bisnis jalan tol. Babah Alun sapaan akrabnya mengatakan adanya pertarungan sengit ‘naga-naga’ di republik ini.

Perlu waktu bagi Jusuf untuk mengembangkan usahanya. Dalam perjalanan kariernya Jusuf merasakan adanya gesekan hingga diberhentikan dari jabatan. Jusuf sempat menyebut sejumlah nama orang penting.

Awal mula terjun Bisnis Tol Jusuf mengungkapkan di tahun 2011 pemegang saham tol sempat cekcok.

Baca Juga: Jusuf Hamka Didesak Nyapres di Pemilu 2024, Jaya Suprana: Itu...

“Sebelumnya, saya komisaris tapi saya dikeluarkan tahun 1998 apa 1999 (di perusahaan sekarang),” ungkapnya.

Lalu, Jusuf mengaku dipecat pada 2002 karena pemegang saham enggak suka dengannya. Saat itu, pria asal Samarinda ini memutuskan keluar.

Baca Juga: Bela Jokowi Soal Kenaikan Harga BBM, Jusuf Hamka: Bensin Naik...

“Terus tahu-tahu 2011 pemegang saham lain bilang ke saya ‘kita semua berantem nih’. ‘Berani enggak lu’,” kata Jusuf menirukan tawaran dari temannya.

“Gue akan berani selama lu enggak suruh gue nyolong. ‘Kalau jadi Dirut?’ Ya berani,” jawab Jusuf.

“Begitu masuk saya lihat perusahaan bagus. Saya bilang ini banyak asing pegang, terus bilang ke teman-teman ‘lu kumpulin duit, nih asing dengan gaya saya, saya kocok sampai muntah sahamnya,” jelas Jusuf.

Baca Juga: Bela Jokowi Soal Kenaikan Harga BBM, Jusuf Hamka: Bensin Naik...

“Terus saya suruh ‘kumpulin beli, nanti jual sama gue kalau lu enggak mau’. Benar beli hingga tercapai 38 persen. Kita buat lagi yang lokal, asing muntah lagi. Hingga sekarang mayoritas konsorsium sama teman-teman,” lanjutnya.

Jusuf Hamka mengungkapkan penyebab awal pemegang saham tol sempat cekcok. Dilansir dari Merdeka. Kamis, 23 Desember 2021.

“Karena tidak ada mayoritas,” kata Jusuf.

Apakah itu orang kuat semua? 

“Oh naga-naga. Cuma saya bukan naga, naga bonar,” jawabnya.

Jusuf juga mengungkapkan jika ‘naga-naga’ tersebut adalah orang berpengaruh. Ia pun sempat menyebutkan sejumlah nama. Namun meminta tidak dimasukkan.

“‘Naga-naga’ orang berpengaruh?” tanya tim merdeka.com.

“Berpengaruh. (Jusuf menyebut sejumlah nama),” kata Jusuf.

“‘Naga-naga’ ribut itu semua, ngeri. Untung naganya enggak berapi, disembur kebakar lu,” jawab Jusuf tertawa.

Setelah situasi mulai kondusif, Jusuf mulai membenahi situasi di internal. Kini Jusuf merupakan bos di PT Citra Marga Nusaphala Persada. Memiliki saham mayoritas. 

“Saya benahi. Sempat setahun saya mau dicopot, tapi saya pilih mengundurkan diri,” tuturnya.

Jusuf putar otak menggalang kekuatan dengan teman-temannya. Dia atur strategi saat rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Terus saya galang teman-teman waktu RUPS, orang saya menang. Pegang saya bilang. Step kedua cari saham mayoritas baru saya come back. Dari 2012 sampai 2015, fight. Setelah itu aman. Dulu satu tahun RUPS tiga kali ganti pengurus,” jawabnya.

Bagikan