Nilai Penegak Hukum Lemah Lembut, Tengku Zul: Apa sih Kesaktiannya Abu Janda?

Terkini.id, Jakarta – Tengku Zulkarnain memberikan tanggapan terkait kasus Abu Janda atau Permadi Arya yang kembali menjadi perbincangan di media sosial pasca turunnya Surat Edaran Kapolri terkait UU ITE. Tengku Zul menilai bahwa penegak hukum memiliki sikap lemah-lembut kepada Abu Janda.

“Timbul pertanyaan apa sih kesaktiannya Abu Janda sampai penegak hukum lemah lembut banget pada dia?” tulis Tengku Zul pada akun twitter-nya, @ustadztengkuzul pada Selasa, 23 Februari 2021.

Tengku Zul juga membandingkan sikap penegak hukum kepada Abu Janda dengan Rizieq Shihab dan Maaher At-Thuwailibi.

Baca Juga: Ngotot Sebut Terorisme Punya Agama, Abu Janda: agamanya Islam!

“Beda dengan perlakuan atas Habib Rizieq dan Ustaz Maaher, dll,” lanjutnya.

Tengku Zul lalu bertanya kepada warganet untuk menjawab pertanyaan yang ia ajukan persoalan tersebut.

Baca Juga: Soal Rasisme Terhadap Islam, Abu Janda: Itu Karma Dari Perbuatan...

“Ada yang bisa bantu jawab? Gejala apakah ini? Monggo,” lanjutnya menutup.

Sebelumnya, dalam cuitan yang berbeda, Tengku Zul juga membagikan sebuah artikel berjudul ‘Tersangka UU ITE Minta Maaf Tak Ditahan, Abu Janda-Ustadz Maaher Diungkit.’

Dalam cuitannya yang lain lagi, Tengku Zul juga menyinggung orang-orang yang ia nilai sebagai ‘pem-bully kebenaran.’

Baca Juga: Soal Rasisme Terhadap Islam, Abu Janda: Itu Karma Dari Perbuatan...

“Para pembully kebenaran pada ngumpet ke mana ya? Tidak ada yang bersuara atas perbedaan perilaku hukum pada diri Abu Janda ini. @Dennysiregar7, Ade Armando, dkk ke mana suaranya? Kenapa?” tulisnya lagi dalam cuitan terbarunya.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Kepolisian RI (Kapolri), Jenderal Sigit telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor SE/2/II/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif yang diteken pada 19 Februari 2021.

Di dalam SE tersebut, dipaparkan 11 pedoman yang diinstruksikan Jenderal Sigit untuk seluruh anggota Polri.

Salah satu poin yang sedang ramai diperbincangkan yaitu Poin I yang menyebutkan bahwa tersangka yang minta maaf tidak akan ditahan.

“Korban yang tetap ingin perkaranya diajukan ke pengadilan namun tersangkanya telah sadar dan meminta maaf, terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan dan sebelum berkas diajukan ke JPU agar diberikan ruang untuk mediasi kembali,” demikian tertulis pada Poin I.

Bagikan