Makassar Terkini
Masuk

Habib Rizieq Singgung Negara Darurat Kebohongan, Novel: Hanya Para Pembohong yang Tersinggung!

Terkini.id, Jakarta – Pasca bebasnya Habib Rizieq Shihab mendapat sorotan dari publik.

Habib Rizieq dalam konferensi pers di Petamburan menyinggung soal revolusi akhlak. Ia mengatakan, di negara ini, darurat kebohongan sudah marak terjadi.

Lantas mengenai ucapan tersebut, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan dirinya tak bisa banyak bicara soal maksud ucapan mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Menurut Novel, dirinya tak ingin mendahului Habib Rizieq.

“Yang tahu apa maksud yang beliau sampaikan, ya, hanya Habib Rizieq sendiri,” ujar Novel.

Dia justru heran mengapa banyak orang mempertanyakan ucapan Habib Rizieq.

“Hanya para pembohong yang merasa tersinggung,” tambahnya.

Wasekjen PA 212 itu mengungkapkan dirinya satu pendapat dengan Rizieq. Novel menilai Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja.

“Ya, memang negara ini darurat kebohongan,” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di Petamburan, Habib Rizieq awalnya menyinggung soal revolusi akhlak. Dikutip dari Detikcom. Jumat, 22 Juli 2022

“Sebagaimana yang telah saya sampaikan setiba di Tanah Air sewaktu saya pulang dari kota suci Mekah, yaitu ayo kita gaungkan kembali terus, yaitu revolusi akhlak, revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak,” kata Rizieq.

Rizieq kemudian menyinggung kondisi negara yang mengalami kerusakan. Rizieq menilai darurat kebohongan sudah membudaya.

“Bagaimana kita punya negeri di mana-mana ada kerusakan, di mana-mana ada kemungkaran, Saudara, maka kebohongan sudah membudaya dan negeri kita lagi darurat kebohongan,” jelasnya.

“Karena itu, yang saya ingin sampaikan di sini, Saudara, apa itu darurat kebohongan, apa itu darurat korupsi, apa itu darurat kezaliman, apa itu darurat utang, apa itu darurat ekonomi dan lain sebagainya, maka kuncinya, yuk sama sama-sama kita obati semua itu dengan revolusi akhlak,” sambung Rizieq.