Terkini.id, Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah memberikan respon terkait kondisi terkini aksi unjuk rasa yang dilakukan dalam dua hari terakhir ini terkait Omnibus law.
Ia menyatakan menghargai aksi unjuk rasa mahasiswa dan para buruh yang secara murni memperjuangkan aspirasi rakyat berkait undang-undang tersebut.
“Kami memahami itu sebagai wujud penggilan nurani kecendikiawanan selaku insan kampus,” kata Nurdin Abdullah, Kamis malam, 8 Oktober 2020.
Oleh sebab itu, Nurdin mengharapkan aksi tersebut harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, baik, tertib.
“Saya mengharapkan aksi ini harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, tertib, taat aturan dan tidak menjadi anarkis,” sebutnya.
- PT Vale Tetap di Jalur Pengurangan GRK, Penurunan Emisi Karbon Berlanjut di 2025
- Beasiswa Anak Asuh PT Vale Wujudkan Mimpi Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah di Sorowako
- Mercure Wedding Expo 2026 Resmi Dibuka, Paket Pernikahan Mulai Rp25 Juta
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
Terkhusus di masa pandemi Covid-19 ini, Ia memohon jangan sampai kegiatan unjuk rasa ini melupakan protokol kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi kesehatan masing-masing.
Ia juga mengimbau aparat keamanan agar bisa menjaga aksi unjuk rasa. Ia meminta tidak melakukan tindakan represif atau kekerasan.
“Ini demi terciptanya suasana kondusif, ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
