Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Bekuk 4 Pengedar Narkoba di Sidrap

Narkoba
Empat pengedar narkoba di Sidrap diringkus polisi

Terkini.id, Sidrap – Empat pelaku yang diduga terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkotika golongan I berhasil diringkus Anggota Satuan Resnarkoba Polres Sidrap di Jalan Poros Enrekang, Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.

Keempat pelaku tersebut adalah Mussing alias Lamussing Bin Landekke (38) warga Bulo Timoreng, Aksan Tamring alias Aksan Bin Tamring (16) tahun, Ilhan alis Illang Bin Ummareng (23) dan Imran Bin Ismail (26).

Keempat pelaku ini diringkus beserta barang bukti berupa satu sachet kecil yang berisikan kristal bening yang diduga narkotika golongan I jenis sabu, 4 unit HP berbagai merek, 5 unit sepeda motor berbagai tipe, dan satu set alat isap atau bong.

Selain itu, ada juga barang bukti berupa satu batang pipa kaca atau pireks, satu buah sumbu, dan 2 buah korek gas.

Kasat Resnarkoba Polres Sidrap AKP Andi Sofyan membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan jajarannya pada Minggu, 15 September 2019.

Baca juga:

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa Mussing sering melakukan transaksi di sekitar Jalan Poros Enrekang Kelurahsn Lalebata Kecamatan Panca Rijang, Sidrap,” kata AKP Andi Sofyan kepada pewarta, Senin, 16 September 2019.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Operasional Resnarkoba Polres Sidrap Aksan mencoba menghubungi pelaku dan pura-pura memesan narkotika golongan I jenis sabu seharga Rp 900 ribu.

Setelah dihubungi, pelaku Mussing menyuruh Aksan untuk mengambil sabu sesuai pesanan. Tak lama kemudian Mussing bersama 3 pelaku lainnya diringkus aparat.

Komentar

Rekomendasi

Di Sidrap Kasus Positif Corona Terus Bertambah

Bertambah 4, Kasus Positif Corona di Sidrap Jadi 31 Orang

Syahar Sebut Bupati Sidrap Tolak 2 Ribu Rapid Test Bantuan Dari NasDem

ASH Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Aparat Desa Cegah Covid-19

Update Covid-19 di Sidrap: Pasien Positif Bertambah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar