Terkini, Makassar – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Haris Abdulrahman, mendesak PT Pertamina Patra Niaga segera mengurai antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU di Sulsel. Ia menilai, kondisi ini mengganggu mobilitas warga serta menghambat perputaran ekonomi.
Politisi PKS Sulsel tersebut membeberkan bahwa fenomena antrean kendaraan mengular di SPBU sudah memicu kemacetan lalu lintas dalam beberapa hari terakhir.
Ia pun meminta penegak hukum dan Pertamina bertindak tegas terhadap oknum pelangsir atau spekulan yang memanfaatkan situasi kelangkaan.
“Jika ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi, saya harapkan sadar. Jangan sampai potensi ini menimbulkan kisruh di tengah masyarakat,” tegas Haris di Makassar, Kamis (10/9/2026).
Haris juga meminta pengawasan distribusi BBM bersubsidi maupun non-subsidi makin diperketat agar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak, bukan justru mengalir ke sektor industri.
- Siap Maju ke DPR RI via Dapil Sulsel I, Vonny Ameliani Suardi Bidik Anggaran Pusat untuk Daerah
- Dit Intelkam Polda Sulsel Gelar Bangun Kolaborasi dengan Awak Media Makassar
- Munafri Arifuddin Raih Penghargaan Nasional, Pendidikan Kepulauan Jadi Fokus
- Golden Tulip Essential Makassar Rayakan 9 Tahun, Dorong Konsep Hospitality Berkelanjutan
- PDAM Makassar Sisir Lorong hingga Malam, Salurkan Bantuan Air Gratis untuk Warga Terdampak Kemarau
Pihak Pertamina sendiri mengklaim stok BBM di wilayah Sulsel sebenarnya berada dalam kondisi aman dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi panic buying. Untuk mengantisipasi kemacetan, Pertamina mulai menyiagakan operasional 24 jam pada 16 SPBU di jalur-jalur utama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
