Obat Covid-19 Temuan Unair Mulai Diproduksi Ratusan

Obat Covid-19 Temuan Unair Mulai Diproduksi Ratusan

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Mulai Diproduksi

Regimen kombinasi obat tersebut diyakini memiliki potensi serta efektifitas cukup bagus pada daya bunuh virus.

Dosis masing-masing obat juga berbeda dalam kombinasi tersebut. Dikatakan dosis masing-masing yakni 1/5 dan 1/3 lebih kecil dibanding dengan dosis tunggalnya. Sehingga, mampu mengurangi efek toksik bila diberikan sebagai obat tunggal dari obat tersebut.

“Kini sudah ada ratusan obat yang sudah diproduksi dan akan disebarkan kepada rumah sakit yang membutuhkan,” tambahnya.

Tidak hanya regimen kombinasi obat yang ditemukan. Beberapa peneliti UNAIR juga menemukan potensi dalam penelitian stem cell.

Baca Juga

Selain itu, Dr. Purwati juga telah menemukan dua formula baru yakni Haematopotic Stem Cells (HSCs) dan Natural Killer (NK) cells.

“ Dari hasil uji tantang HSCs ditemukan bahwa setelah 24 jam virus SARS CoV2 isolat Indonesia sudah dapat dieliminasi oleh stem cells tersebut. Sedangkan hasil uji tantang NK cells terhadap virus, setelah 72 jam didapatkan sebagian virus dapat diinaktivasi oleh NK cells tersebut,” paparnya.

Maka dari itu, kedua temuan tersebut memiliki potensi serta efektifitas cukup bagus dalam pencegahan dan pengobatan virus SARS CoV 2.

Menurut Dr. Purwati, kedua pengobatan alternatif itu bisa dijadikan rekomendasi bagi para dokter, industri obat hingga masyarakat. Khususnya dalam menangani virus corona Covid-19 secara cepat.

“Dengan demikian keduanya memiliki potensi dan efektifitas yang cukup bagus sebagai pencegahan maupun pengobatan virus SARS CoV 2,” seperti yang tertulis dalam unair.ac.id.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.