Terkini.id, Makassar – Operasi Patuh 2021 di Makassar selama dua pekan ke depan akan digelar secara random oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Makassar.
Operasi yang digelar setiap tahunnya ini dimulai sejak tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.
Mengingat masih dalam situasi pandemi, maka operasi ini akan lebih mengendepankan tindakan preventif terhadap pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan. Guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Andi Kumara saat ditemui di Pos Lantas Fly Over Jl AP Pettarani, Selasa 21 September 2021.
“Ini sifatnya mobile, karena untuk operasi sekarang kami mencari dimana masyarakat yang berpotensi melakukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes). Fokus kita pada tindakan preventif dan preemtif guna pencegahan penyebaran virus Covid-19,” kata Andi Kumara pada terkini.id, Selasa 21 September 2021.
- Operasi Patuh, Kasat Lantas Jeneponto Ingatkan Warga Taat Aturan Berkendara
- Operasi Patuh Digelar Hingga 28 Juli 2024, Ini Lokasi di Makassar
- Siap-siap, 10-23 Juli 2023 Polri Akan Gelar Operasi Patuh
- Hari Kedua Operasi Patuh 2022, Polisi Jaring Mobil SINGA di Jeneponto
- Kapolres Jeneponto Pimpin Apel Operasi Patuh 2022, Kendaraan dan Pengendara harus Lengkap
Operasi tahun ini disebut akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang lebih fokus menindak pelanggar lalu lintas.
Tindakan preventif dan preemtif yang dimaksud Andi Kumara yakni dengan mengedepankan pencegahan dan penyadaran terhadap pelanggar lalu lintas. Namun pelanggaran seperti tidak pakai helm, tidak menggunakan sefbelt, juga surat kendaraan tidak lengkap akan tetap ditindak.
“Opsi terakhir jika ditemukan dan itu berpotensi menjadi langkah yang fatal, maka akan dilaksanakan penilangan. Tapi itu bukan dalam kegiatan operasi. Itu masuk dalam kegiatan rutin karena memang tugas Polisi (menindak),” sebutnya.
Untuk itu, Andi Kumara mengimbau agar masyarakat tetap mengedepankan prinsip 5M dan 3T, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, mencuci tangan kemudian menghindari kerumunan. Sehingga apabila ada masyarakat yang berkerumun nantinya akan ditindak.
“Tetap kita juga mempedomani kamseltibcarlantas, agar tetap berjalan baik. Karena pandemi, sesuai dengan arahan dari Mabes Polri, kami fokus untuk pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19,” sebutnya.
Operasi ini melibatkan ratusan personel polisi dengan tujuan utamanya yaitu melaksanakan edukasi prokes pada masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
