Terkini.id, Jakarta – Kegagalan Timnas Indonesia di leg 1 AFF 2020 pada Rabu, 29 Desember 2021 lalu telah membuat banyak pihak kecewa.
Hal ini bukan tanpa alasan, karena saat AFF dilaksanakan sejak 1996, prestasi tertinggi Timnas Indonesia hanya mampu menjadi finalis saja.
Dengan begitu, ada segelintir orang yang menyatakan bahwa orang Indonesia tak terlalu bakat dalam bermain sepak bola.
Dalam cuitan akun @hotradero pada Kamis, 30 Desember 2021 yang berbunyi di bawah ini telah mendapat pro kontra:
“Apa susahnya untuk mengakui saja bahwa orang Indonesia memang nggak terlalu berbakat main sepak bola? Sama seperti orang India nggak berbakat tinju, orang Arab nggak jago renang, atau orang Amerika nggak bisa badminton.”
Lalu, benarkah orang Indonesia tak terlalu bakat bermain sepak bola?
Menurut Ainur Rohman, seorang editor olahraga di Jawapos menyebutkan bahwasanya Kapten Indonesia peraih emas SEA Games 1991 Ferril Raymond Hattu telah melihat bakat bocah-bocah Belanda jauh di bawah anak-anak Indonesia.
Kemudian, mengapa saat dewasa atlet sepak bola Indonesia tak bisa berkembang dengan baik?
Ada beberapa faktor di antaranya:
Menurut Ainur, proses dan sistem sepak bola di Indonesia belum berkualitas. Hal ini pernah diamini Fakhry Khusaini, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 di postingan Instagramnya dua tahun lalu.
Fakhry menyebutkan bahwa “Indonesia tidak pernah kekurangan pemain berbakat. Yang kita belum punya adalah tata kelola yang baik dan benar untuk menemukan pemain berbakat tersebut”.
Jadi, bukan tidak mau mengakui bahwa Indonesia tak terlalu bakat dalam sepak bola, akan tetapi fakta menyebutkan bahwa orang-orang yang telah berkecimpung langsung dengan sepak bola Indonesia, justru menyatakan bahwa sistem dan pengelolaan sepak bola di Indonesia yang memang belum berkualitas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
