
Terkini.id, Pinrang – Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma) menggelar kegiatan Pertemuan Teknis Hasil Inventarisasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Ekoregion Kompleks Dataran Fluvial Polewali Palopo di Kabupaten Pinrang pada hari Kamis, 3 Juni 2021.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Pinrang yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Rahman Mahmud, M.Si ini. Dalam sambutan tertulisnya Bupati Pinrang menyatakan kegiatan ini sangat penting agar terjadi penyamaan persepsi dikalangan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup terutama sebagai sumber data dan informasi yang dapat digunakan dalam upaya melakukan intervensi terhadap pemanfaatan dan keseimbangan serta keselarasan lingkungan hidup untuk pembangunan berkelanjutan.
Di tempat yang sama, Kepala P3E Suma Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si menyampaikan bahwa tantangan utama bangsa Indonesia saat ini dan dimasa mendatang adalah jumlah penduduk yang terus bertambah, meningkatnya permintaan atas kebutuhan dasar seperti air, pangan, energi, permukiman, serta infrastruktur sosial dan ekonomi. Disisi lain sumber daya alam memiliki keterbatasan daya dukungnya dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini mengharuskan kita melakukan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dengan memperhatikan kaidah pengelolaan lingkungan hidup, tidak hanya untuk saat ini tapi juga untuk generasi mendatang. Hal tersebut hanya dapat diwujudkan bila perencanaan dan pengelolaan sumber daya alam memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.
Darhamsyah yang juga putra Pinrang lebih lanjut mengharapkan pertemuan ini juga dapat menjadi forum untuk mendukung penguatan hubungan pusat dan daerah dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan khususnya dalam pelaksanaan inventarisasi sumber daya alam dan lingkungan hidup serta untuk memastikan implementasi penyusunan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dalam perencanaan pengendalian pembangunan dan dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD, RTRW dan KRP strategis di daerah.

Kegiatan ini menghadirkan 3 Narasumber dari P3E Suma yaitu Mini Farida S.T., M.Si (Kepala Bidang Inventarisasi Daya Dukung dan Daya Tampung SDALH, Ir. Mustari Tepu, S.Hut., M.Sc., IPM (Kepala Sub Bidang Hutan dan Hasil Hutan) dan Najhah Aris, S.H. (Kepala Sub Bidang Pertambangan, Energi, Pertanian dan Kelautan). Sementara peserta kegiatan pertemuan berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan BAPPEDA dari 10 kabupaten/kota yang berada pada ekoregion kompleks dataran fluvial Polewali Palopo yaitu Kabupaten Pinrang, Polewali Mandar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Kota Palopo, Wajo, Sidrap, Soppeng dan Bone.
Menurut Mini Farida, inventarisasi sumber daya alam memiliki 6 muatan terdiri dari potensi dan ketersediaan, jenis yang dimanfaatkan, bentuk penguasaan, pengetahuan pengelolaan, bentuk kerusakan dan konfilk dan penyebab konflik yang timbul dari pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
