Makassar Terkini
Masuk

Pakar Tasawuf: Ulama yang Angkat Islamophobia, Pengetahuan Keislamannya Hanya Sebatas Kulit

Terkini.id, Jakarta – Pakar Tasawuf yang juga merupakan akademisi Pasca Sarjana UNIRA, KH Luqman Hakim menanggapi soal ulama yang mengangkat isu Islamophobia di Indonesia.

Pakar tasawuf dari Universitas Madura itu lewat unggahannya di media sosial, menilai ulama yang mengangkat isu Islamophobia pengetahuan keislamannya hanya sebatas kulit belaka.

Adapun tangkapan layar postingan KH Luqman Hakim lewat media sosialnya itu viral usai dibagikan pengguna Twitter SantorinisSun, seperti dilihat pada Jumat 22 Juli 2022.

“Ini kata beliau yang seorang pakar tasawuf,” cuit sang netizen.

Dilihat dari isi postingan Kiai Luqman Hakim tersebut, tampak pengajar ilmu tasawuf itu menyebut tidak ada satu pun ulama di dunia yang mengangkat isu Islamophobia.

“Tak satupun ulama di dunia ini yang mengangkat isu Islamphobia sebagai ancaman,” ujar Luqman Hakim.

Oleh karena itu, ia menilai jika ada ulama yang mengangkat isu Islamophobia sebagai ancaman maka ulama itu hanya berabel ulama atau mereka yang pengetahuan keislamannya hanya sebatas kulit.

“Kecuali mereka yang hanya berlabel ulama, atau mereka yang pengetahuan ke Islamannya sebatas kulit-kulit belaka,” tuturnya.

Postingan netizen soal pernyataan KH Luqman Hakim itu pun menuai banyak komentar warganet. Salah satunya, netizen Gforgea.

Mengomentari pernyataan pakar tasawuf itu, netizen itu menilai jika di Prancis, AS maupun negara-negara Eropa, isu Islamophobia wajar ada karena negara mereka bukan mayoritas Muslim.

“Kalo kaya di perancis, USA, negara-negara Eropa ada Islamophobia wajar sih. di Indo mah bukan Islamophobia, tp christianophobia sm sipitophobia, krn bukan sekali dua kali saya kena bully soal sara dan ras, bahkan sm temen-temen di tempat kuliah dulu,” ujarnya.