Terkini.id, Makassar – Kerupuk Riska, atau populer dikenal dengan nama Kruris Makassar merupakan salah satu jajanan yang paling digemari sejumlah kalangan.
Baik itu anak-anak sampai usia tua. Krupuk pangsit goreng ini di sajikan terpisah dengan saus (pedis mantep).
Kruris sendiri sudah hadir sejak 2014 lalu. Saat pertama-pertama hadir, Kruris masih dijual cuma untuk orang-orang yang memesan untuk diantarkan langsung ke pelanggan.
Usaha ini dirintis oleh seorang wanita Lulusan Politeknik Pariwisata 2014 Jurusan Manajemen Kepariwisataan, Riska Syahbani.
Awalnya, wanita kelahiran 1996 ini cuma iseng membawa kerupuk buatannya itu ke kampusnya. Dia membawanya cuma untuk bekal.
Setelah itu, dia juga mulai menyodorkan ke temannya untuk dicicipi.
Dari situ, teman temannya mulai banyak yang suka dan bahkan mulai memesan secara rutin bahkan ada yang pesan dalam jumlah banyak.
Karena itu, Riska dan teman teman nya pun berunding mencari nama. Tercetuslah Kruris (krupuk riska).
“Banyak yang suka kruris karena selain cemilan, bisa menjadi teman makan. Apalagi, ada saus andalan dari ibu saya. Bahkan ada pelanggan yang cuma minta tambah lombok,” kata Riska Syahbani saat ditemui terkini.id, Selasa 26 November 2019.

Kata dia, kruris ini sangat cocok untuk penikmat jajanan pedas karena disandingkan terpisah dengan lombok yang diracik oleh Ibunda Riska, yakni Ibu Sukaeni .
“Bahkan awal pertama kali saya masukkan di go-food tanggal 5 Januari 2019, hari pertama itu langsung habis. Driver gojek antre sampai seberang jalan,” cerita Riska.
Bukan cuma driver, warga sekitar juga ikut mengantre.
Dia juga bercerita, pernah saat belum buka cabang baru, cuma 1 jam langsung habis. “Waktu itu bulan Ramadhan,” katanya.
Sudah Punya Banyak Cabang, Pertahankan Prinsip Kejujuran
Produk makanan cemilan yang dirintis Riska kini sudah membuka sejumlah cabang, di antaranya di Jalan Talasalapang Makassar, Jalan Singa, bahkan di luar kota seperti Kendari hingga Palopo.
Atas usaha yang berkembang pesat itu, Riska pun memegang prinsip penting, yakni menjaga kejujuran dan amanah.
“Karena karena apa yang kita punya tak lain hanyalah titipan dan ujian juga bagi saya. Bagaimana kita memanfaatkan untuk hal yang benar benar menjadi tujuannya,” ucap Riska.
Di tengah derasnya persaingan usaha, Riska bisa bertahan dengan menguatkan promosi ke seluruh kalangan.
“Promosi itu saya lakukan melalui sosial media seperti IG @Kruris_mks dan promosi secara langsung pun saya lakukan seperti mempersilahkan orang untuk mencicipi,” katanya.
Bari Riska, hal lain yang dia perhatikan adalah harus selalu merespons dan melakukan inovasi inovasi baru terhadap perubahan perilaku dari setiap pelanggan apalagi jike mereka mulai jenuh.
“Mereka mungkin butuh tampilan tampilan baru yang lebih segar. Sehingga kita buatkan lagi olahan yang lebih menarik dan kekinian sehingga mereka bergairah lagi,” katanya.
Kata Riska, kruris juga biasa menerima pesanan hingga 100 porsi (1 porsi isi 8) untuk daerah Sidrap, Mamuju, Sengkang.
“Jadi insyaAllah kedepannya akan membuka lagi di bebrapa daerah,” harapnya.
Dia pun mengungkapkan, usahanya bisa berkembang berkat karuniah Allah Swt lewat dukungan keluarga dan para kerabat.
“Alhamdulillah kalau bukan karena Allah Swt melalui perantara orang tua, keluarga dan teman dekat seperti sahabat yang selalu support saya sampai hari ini. Saya tidak akan ada di titik ini jika tanpa mereka,” ucap riska penuh syukur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
