Masuk

Pasar Murah Minyak Goreng di Jakarta kok Dilarang Mendag? Anak Buah Anies Baswedan Beri Penjelasan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Operasi pasar murah minyak goreng di Jakarta tidak jadi digelar karena mendapat larangan oleh Kemendag.

Pasar murah tersebut rencananya akan digelar oleh Pemprov DKI Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang Jaya dan dua BUMD lainnya.

Gagalnya upaya Pemprov DKI Jakarta memberikan harga murah pada bahan pangan tersebut karena mendapat surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri.

Baca Juga: Kantor DPW NasDem Dilempar Telur Busuk Saat Anies di Aceh, PKS: Harus Diusut

Surat edaran tersebut disampaikan pada Rabu, 16 Maret 2022 yang isinya melarang kepala dinas provinsi melakukan operasi pasar.

Anak buah Gubernur Anies Baswedan menerangkan alasan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan atau Permendag.

Tujuan pelarangan tersebut agar tak membuat kondisi pasar menjadi resah karena ketersediaan minyak goreng sudah normal.

Baca Juga: Soal Politik Identitas, PKB: Sedang Dibuat Pembusukan Kepada Anies Baswedan

“Dalam Permendag itu di poin nomor dua disebutkan agar seluruh kepala dinas tidak melakukan operasi pasar,” kata Direktur Utama Food Station Pamrihadi Wiraryo kepada Republikacoid, Senin, 21 Maret 2022.

Seperti diketahui Permendag Nomor 11 tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyak Goreng menjadi penghalang Pemrov DKI Jakarta untuk membuka pasar murah kebutuhan pangan minyak goreng.

“Tujuannya agar tidak membuat resah. Karena apa? Karena minyak sudah tersedia. Jadi pada akhirnya tidak melakukan operasi pasar,” jelas anak buah Gubernur DKI Jakarta itu.

Pamrihadi juga mengatakan hingga sepekan sebelum Lebaran pasar murah di Jakarta akan tetap dilaksanakan bersama Dharma Jaya, Perumda Pasar Jaya, dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan di 92 gerai dan kelurahan.

Baca Juga: Mahfud MD Beri Komentar Terkait Kunjungannya ke Semarang Bertemu Ganjar Pranowo

Dalam gelaran pasar murah tersebut berbagai bahan pangan akan disediakan kecuali minyak goreng.

Alasannya karena sesuai dengan amanat Permendag yang mengatur bahwa operasi pasar murah untuk minyak goreng tidak perlu dilakukan.

Adapun bahan pangan minyak goreng telah tersedia di gerai-gerai pasar tradisional maupun swalayan modern.

Diketahui rencana Pemprov DKI Jakarta lewat BUMD yang bersangkutan menyelenggarakan operasi pasar tersebut sebelum Permendag Nomor 11 tahun 2022 itu diterbitkan.

Sementara Permendag Nomor 11 tahun 2022 itu ditetapkan per 16 Maret 2022 dan tidak lagi memberlakukan ketentuan Permendag Nomor 6 tahun 2022 tentang HET Minyak Goreng.