Pasien Corona Kabur dan Pulang Kampung, Sudah Berbaur 3 Hari dengan Warga Desa

Terkini.id, Banyumas – Seorang pasien positif covid-19 kabur dari Jakarta dan mudik ke kampungnya. Baru ketahuan setelah sekitar tiga hari di kampung.

Pemudik yang menjalani karantina di Gedung Olahraga (GOR) Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tersebut ternyata diketahui sebagai pasien positif corona yang kabur dari Jakarta.

Mirisnya, informasi itu baru diketahui Pemkab setempat setelah pasien bersangkutan menjalani karantina selama tiga hari bersama pemudik lainnya.

Baca Juga: Warga Depok Kabur dari Rumah Sakit usai Tes Swab, Hasilnya...

“Pasien kabur dari Jakarta ini kabur dan sudah diterima di desa, dikarantina di desa tiga hari lalu dan sudah bersama-sama dengan orang lain dalam satu gedung dan sudah kontak dekat di desa,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein, Sabtu 9 Mei 2020 seperti dikutip dari kompascom.

Meski sudah terlanjur, namun pihaknya menyayangkan sikap pemudik tersebut. Sebab, akibat ulahnya itu dapat membahayakan warga lainnya dan merepotkan banyak orang.

Baca Juga: Kabur dari RS, Pasien Corona Ini Mengaku Sering Diganggu Makhluk...

Untuk itu, dia meminta kepada warganya untuk jujur dan terbuka demi kebaikan bersama.

“Ini adalah pelajaran untuk kita, tolong jujur supaya dapat menyelamatkan orang banyak, karena ketidak jujuran ini kita harus melacak begitu banyak orang. Tapi kita akan tetap bekerja untuk menelusuri semaksimal mungkin,” ujar Husein.

Terkait dengan adanya kasus pemudik yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 itu, Dinkes Banyumas akan melakukan tracing dan melaksanakan rapid test.

Baca Juga: Kabur dari RS, Pasien Corona Ini Mengaku Sering Diganggu Makhluk...

Sebab, saat pasien itu menjalani karantina di GOR Desa Panembangan diketahui ada sejumlah petugas dan pemudik lainnya yang diduga telah melakukan kontak erat.

“Itu ada 10 orang yang kontak erat akan di-rapid test besok. 10 orang itu petugas, termasuk yang dikarantina, cuma isinya kan belum banyak, kamarnya juga sendiri-sendiri,” kata Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto saat dihubungi, Sabtu 9 Mei 2020 malam.

Ia mengatakan, pasien tersebut pulang kampung dengan menggunakan travel.

Setibanya dari Jakarta, yang bersangkutan langsung dikarantina di GOR Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Meski sudah dilakukan upaya preventif, namun pihaknya menyayangkan ketidakjujuran warga tersebut.

“Pemudik yang belum tentu positif saja kita curigai yang dari daerah PSBB, ini malah positif. Jangan-jangan banyak masyarakat yang tidak jujur,” kata Sadiyanto.

Bagikan