PBL Mahasiswa STIK Tamalatea Makassar Digelar Virtual

Terkini.id, Makassar – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar melakukan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II dengan cara virtual.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Dimana banyak kegiatan perkuliahan mahasiswa yang harus digelar dari rumah.

PBL merupakan bagian dari perkuliahan. Memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan ranah pengabdian dengan pendidikan dan penelitian.

Baca Juga: Pererat Silaturahim, Keluarga Besar Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi Gelar...

“Sehingga kepedulian dan kepekaan sosial mahasiswa tumbuh dan berkembang,” Ketua Tim Kerja PBL II STIK Tamalatea Fitria Amiruddin, Selasa 18 Agustus 2020.

Pandemi membuat kampus memerlukan alternatif-alternatif model pelaksanaan PBL. Untuk mendorong lahirnya generasi yang bertanggung jawab dan tanggap terhadap kondisi kekinian masyarakat.

Baca Juga: Lakukan Silaturahmi Virtual Dengan Wakil Presiden, Presiden: Pak Wapres, Kami...

PBL II merupakan lanjutan dari kegiatan PBL I yang telah dilaksanakan di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Pada bulan Januari 2020.

Di tengah pandemi, skema PBL II dilaksanakan berbeda dengan PBL I.  Menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

 

Baca Juga: Lakukan Silaturahmi Virtual Dengan Wakil Presiden, Presiden: Pak Wapres, Kami...

Mahasiswa PBL melakukan upaya intervensi ke lokasi PBL melalui media audio visual. Seperti video, poster, pamplet, dan lain sebagainya.

“Sesuai dengan prioritas masalah yang didapatkan pada PBL I,” ungkap Fitria.

Meski pelaksanaan penyuluhan maupun pengabdian secara tatap muka belum dapat dilakukan mahasiswa kepada masyarakat, ke depan akan tetap dilakukan. Jika kondisi sudah memungkinkan.

Setiap kelompok membuat media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) berupa media audio visual seperti video, maupun media visual seperti pamflet, poster, dan sebagainya.

Semua media yang dibuat berhubungan dengan prioritas masalah masing-masing kelompok. Media KIE ini mengandung upaya-upaya pencegahan yang dapat digunakan pada kegiatan penyuluhan.

Disesuaikan dengan prioritas masalah. Media KIE ini kemudian dibagikan ke pemerintah atau masyarakat setempat. Sesuai lokasi  masing-masing kelompok. Disebar ke media sosial masing-masing.

“Sebagai bentuk intervensi pada pelaksanaan PBL II,” kata Fitria.

Jumlah peserta PBL II STIK Tamalatea sebanyak 88 orang mahasiswa. Terbagi menjadi 12 kelompok. Pelaksanaannya dari tanggal 8  – 22 Agustus 2020. Mahasiswa diberikan materi pembekalan sebelum merancang media intervensi.

Bagikan