Terkini.id, Makassar – Dampak dari meluapnya Sungai Jeneberang menyebabkan salah satu instalasi Pengolahan Air PDAM Kota Makassar, IPA IV Maccini Sombala berhenti beroperasi karena Pompa dan genset terendam air. Sehingga proses produksi dan distribusi mati total.
Pelanggan di daerah barat dan selatan kota otomatis mengalami kekurangan persediaan air. Karena kejadiannya diluar dugaan. Ini baru pertama kali terjadi luapan air dari sungai Jeneberang. Naik sampai memenuhi lantai instalasi dan merendam pompa.
Petugas PDAM Kota Makassar mengantisipasi dengan cara mengantarkan mobil tangki kepada pelanggan yang mengalami kekurangan air. Salah satunya terlihat di Rusunawa Mariso.
“Warga begitu antusias dan sangat senang mendapatkan bantuan air PDAM,” kata Direktur Teknik PDAM Makassar Kartia Bado.
Menurut Kartia, saat ini PDAM Makassar fokus membantu menyiapkan kebutuhan korban banjir dibeberapa titik di Kota Makassar. PDAM menyiapkan armada untuk kawasan yang terkena dampak tidak beroperasinya pompa IPA IV Maccini Sombala.
- PDAM Makassar Lakukan Normalisasi Bertahap, Distribusi Air Segera Stabil
- Perumda Air Minum Kota Makassar Siagakan Posko Lebaran, Hotline Aktif 24 Jam
- Wakil Wali Kota Makassar Apresiasi Kinerja PDAM yang Berhasil Balik Rugi Jadi Laba
- Pemkot Makassar dan BBPJN Bahas Percepatan Sambungan Air PDAM di Utara Kota dan Timur
- PDAM Makassar Lakukan Pengerjaan Kebocoran Pipa di Perintis Kemerdekaan, Berikut Wilayah Terdampak
“Terkhusus pelanggan di barat dan selatan kota, termasuk kawasan GMTD,” ungkap Kartia.
Kartia menambahkan, pompa di IPA Maccini Sombala sudah mulai beroperasi setelah PLN membantu memperbaiki generator pembangkit listrik (Genset) yang mengalami kerusakan akibat terendam air.
“Kami berharap tekanan air dapat segera normal agar pelanggan dapat menikmati air bersih,” katanya.
Nursiah, warga yang memanfaatkan bantuan air gratis PDAM ini mengatakan, bantuan PDAM sangat bermanfaat. Mengingat sangat susah melakukan aktivitas kalau tidak ada air.
“Terima kasih PDAM yang mengantarkan air gratis kepada warga,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
