PDAM Makassar Tambah Debit Air, Tiga Solusi Dijalankan Secara Paralel

PDAM Makassar Tambah Debit Air, Tiga Solusi Dijalankan Secara Paralel

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar — Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menjalankan tiga solusi secara paralel untuk mengatasi krisis air bersih, khususnya di wilayah utara kota yang selama ini kerap mengalami gangguan pasokan.

Tiga langkah tersebut mencakup pengoperasian pompa intake untuk menambah debit air baku, penyambungan jaringan pipa dari kawasan Macini Sombala, serta pengerukan saluran air baku dari Manggala menuju Waduk Nipah-Nipah.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar persoalan distribusi air bersih segera ditangani.

“Selama ini apa yang disampaikan dan diperintahkan Pak Wali Kota kepada kami selaku Plt direksi, kami tindak lanjuti. Terbukti kami kerjakan kebutuhan air bersih,” ujarnya.

Menurut Andi Syahrum, PDAM Makassar tidak hanya mengandalkan satu langkah dalam menangani persoalan kekurangan air. Tiga solusi dijalankan secara bersamaan untuk mempercepat pemulihan distribusi kepada pelanggan.

Baca Juga

“Jadi, dalam mengantisipasi krisis air bersih di Kota Makassar ini, kami tidak hanya punya satu solusi, tetapi tiga solusi yang dijalankan secara paralel,” sebut Andi Syahrum.

Strategi pertama adalah mengoperasikan pompa intake yang mengambil air baku dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala. Uji coba pengoperasian pompa dilakukan pada Selasa (30/6/2026).

Pengoperasian pompa tersebut diproyeksikan mampu menambah debit air sekitar 300 liter per detik. Tambahan pasokan itu diharapkan dapat memperkuat distribusi ke wilayah utara Kota Makassar, termasuk kawasan Kerung-Kerung dan sekitarnya.

“Hari ini kami melakukan uji coba pengoperasian pompa intake. Mudah-mudahan dapat menambah debit air untuk wilayah utara, termasuk Kerung-Kerung dan sekitarnya,” ujar Andi Syahrum.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab menurunnya pasokan air ke wilayah utara adalah tidak beroperasinya salah satu pompa sejak sekitar Oktober 2025. Kondisi tersebut menyebabkan debit air menuju kawasan utara terus menurun, terutama saat memasuki musim kemarau.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.