Terkini, Makassar — Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar terus mempercepat normalisasi distribusi air bersih di wilayah utara kota melalui serangkaian langkah strategis.
Upaya tersebut dilakukan dengan mengoperasikan kembali pompa intake, meningkatkan debit air baku, memperluas jaringan distribusi, hingga menyiapkan program sambungan rumah gratis bagi masyarakat.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar persoalan krisis air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat segera ditangani secara menyeluruh.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengatakan pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menghadirkan sejumlah solusi yang dijalankan secara bersamaan.
“Selama ini apa yang disampaikan dan diperintahkan Pak Wali Kota kepada kami selaku Plt direksi, kami tindak lanjuti. Terbukti kami kerjakan kebutuhan air bersih,” ujar Andi Syahrum.
- Menuju Porsenijar Sulsel, Rombongan PGRI Bantaeng Alami Kecelakaan Beruntun Di Bone
- Dirgahayu Bhayangkara Ke-80, Kokohkan Sinergi, Forkopimda Jeneponto Tegaskan Komitmen Mengabdi Untuk Rakyat
- Kalla Translog Raih Platinum Fleet Toyota di Jepang, Konsisten Melayani Pelanggan Selama 23 Tahun
- Cobig Tour Bantah Pernyataan Garuda Indonesia, Tegaskan Visa 361 Jamaah Umrah Sudah Terbit
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Salah satu langkah yang mulai dijalankan adalah uji coba pengoperasian pompa intake yang mengambil air baku dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala pada Selasa (30/6/2026).
Pompa tersebut diproyeksikan mampu menambah pasokan air sekitar 300 liter per detik, sehingga distribusi ke wilayah utara Kota Makassar, termasuk kawasan Kerung-Kerung dan sekitarnya, dapat meningkat secara signifikan.
“Hari ini kami melakukan uji coba pengoperasian pompa intake. Mudah-mudahan dapat menambah debit air untuk wilayah utara, termasuk Kerung-Kerung dan sekitarnya,” katanya.
Menurut Andi Syahrum, hasil evaluasi menunjukkan salah satu penyebab terganggunya distribusi air selama ini adalah tidak beroperasinya salah satu pompa sejak Oktober 2025.
Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas pasokan ke wilayah utara terus menurun, terutama saat musim kemarau.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
