PDIP Belum Puas Dengan Presidential Threshold 20 Persen, Hasto: Seharusnya Ditambah!

PDIP Belum Puas Dengan Presidential Threshold 20 Persen, Hasto: Seharusnya Ditambah!

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta Hasto Kristiyanto, Sekertaris Jenderal PDIP menyinggung perlunya syarat presidential threshold ditingkatkan lebih dari 20 persen.

Hal ini disampaikan Hasto saat menanggapi sejumlah uji materi ambang batas dukungan bagi calon presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, Presiden Joko Widodo susah mendapat dukungan rakyat meski bermodal ambang batas presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen.

“Pengalaman Pak Jokowi pada periode pertama (2014-2019) dengan modal 20 persen saja sangat sulit bagi pemerintahan Pak Jokowi mendapatkan dukungan kuat dari rakyat untuk menjalankan pemerintahannya,” ujar Hasto di dikutip dari Cnnindonesia Sabtu 8 Januari 2022.

Karena itu, Hasto menilai angka presidential threshold mestinya perlu ditambah agar pemerintah berjalan dengan efektif.

Baca Juga

“Presidential threshold 20 persen itu seharunya malah ditambah, seharusnya malah memastikan bagaimana efektivitas pemerintahan itu bisa berjalan dengan baik,” kata Hasto.

Hasto mengibaratkan ambang batas sebagaimana syarat skor Uji Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Asing (TOEFL) saat masuk perguruan tinggi.

“Tidak bisa kita mengambil jalan pintas meniadakan suatu hal yang secara nature itu sebenarnya diperlukan bagi kepentingan stabilitas dan efektivitas pemerintah itu,” ujar Hasto.

Ambang batas presiden merupakan syarat minimal bagi parpol untuk bisa mencalonkan presiden-wakil presiden.

Berdasarkan UU Pemilu, pencalonan hanya bisa dilakukan oleh partai atau gabungan partai yang punya 20 persen suara sah nasional di pemilu terakhir atau 25 persen kursi di DPR.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.