Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Stakeholder Bahas Transformasi dan Streamlining

Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Stakeholder Bahas Transformasi dan Streamlining

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Makassar melalui kegiatan Sharing with Stakeholder.

Kegiatan yang digelar di Sevara Cafe, Makassar, Selasa (22/9/2026), tersebut mengangkat tema Transformasi Pelindo Group, khususnya terkait Penataan Peta Peran Korporasi dan streamlining.

Forum ini menjadi ruang bagi Pelindo bersama instansi pemerintah, aparat penegak hukum, asosiasi, serta pengguna jasa untuk menyamakan pemahaman mengenai arah transformasi perusahaan sekaligus membahas berbagai aspek pelayanan dan operasional kepelabuhanan.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan keberhasilan transformasi Pelindo tidak hanya bergantung pada perubahan di internal perusahaan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.

“Transformasi yang dilakukan Pelindo tidak hanya berkaitan dengan penataan internal perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa. Melalui forum ini, kami ingin membangun pemahaman yang sama mengenai arah perubahan Pelindo Group,” ujar Abdul Azis.

Baca Juga

Menurut Abdul Azis, Penataan Peta Peran Korporasi dan streamlining merupakan bagian dari langkah strategis untuk membangun organisasi yang lebih efektif dan adaptif dalam menghadapi perkembangan industri kepelabuhanan dan logistik.

Ia mengatakan, transformasi tersebut juga sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Kami berharap proses transformasi ini semakin memperkuat peran Pelindo dalam mendukung konektivitas dan kelancaran arus logistik,” tuturnya.

Abdul Azis menambahkan, Pelabuhan Makassar merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan berbagai instansi dan pelaku usaha. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan dinilai penting untuk menjaga kelancaran aktivitas pelabuhan.

“Pelabuhan merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin andal, efisien, dan berkelanjutan,” katanya.

Dengarkan Masukan Stakeholder

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan komunikasi yang berkesinambungan dengan stakeholder diperlukan untuk memastikan aktivitas operasional di pelabuhan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Menurut dia, setiap instansi dan asosiasi memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam mendukung kegiatan kepelabuhanan.

“Setiap instansi dan asosiasi memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung aktivitas di pelabuhan. Melalui kegiatan ini, berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan dan operasional dapat didiskusikan secara langsung sehingga koordinasi di lapangan menjadi semakin baik,” ujar Yusida.

Selain menyampaikan perkembangan perusahaan, forum tersebut juga dimanfaatkan Pelindo untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari para stakeholder yang beraktivitas di Pelabuhan Makassar.

Yusida berharap komunikasi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga berbagai tantangan operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami berharap kebersamaan yang selama ini telah terjalin dapat terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai tantangan operasional dapat diselesaikan secara cepat dan tepat, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa tetap terjaga,” ucapnya.

Sharing with Stakeholder merupakan agenda rutin tahunan Manajemen Pelindo Regional 4. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi terkait kebijakan dan perkembangan perusahaan, tetapi juga menjadi forum pertukaran pengalaman, gagasan, serta masukan antara manajemen Pelindo Group dan para pemangku kepentingan.

Sejumlah stakeholder hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan KSOP Utama Makassar, Kejaksaan Negeri Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar, PT PELNI Cabang Makassar, Polsek Kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Polsek Kawasan Paotere, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar, KPPBC Tipe B Makassar, serta Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar.

Dari unsur asosiasi, hadir Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Sulawesi Selatan dan Barat Yodi Nalendra, Ketua DPC Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Makassar Capt. Zulkifli Zahril, serta perwakilan DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sulawesi Selatan dan DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.