Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution menanggapi soal pembagian bantuan sembako Presiden Jokowi yang memicu kerumunan warga di Terminal Grogol.
Menurut Deputi Balitbang DPP Demokrat itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) semestinya membubarkan acara pembagian sembako Jokowi tersebut lantaran menimbulkan kerumunan warga.
“Jika mau taat aturan, Satpol PP mestinya berwenang untuk membubarkan acara yang menciptakan kerumunan tersebut,” ujar Syahrial saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis 12 Agustus 2021.
Selain Satpol PP, Syahrial juga menilai Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga memiliki kewenangan untuk menegur Presiden Jokowi terkait kerumunan pembagian sembako itu.
Sebab, kata Syahrial, Luhut saat ini menjadi orang yang memegang tampuk komando PPKM di Jawa dan Bali.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
Akan tetapi, menurut Syahrial, dirinya merasa pesimis Luhut akan menegur Presiden Jokowi terkait hal itu.
“Koordinator PPKM, Luhut Panjaitan pun berwenang menegur protokol presiden dan Paspampres. Karena tidak taat aturan. Tapi ya jangan mimpi juga kita hal itu terjadi,” ungkapnya.
Menurutnya, apabila di kemudian hari aksi bagi-bagi sembako yang langsung dilakukan Jokowi itu berdampak pada penularan Covid-19 pada warga yang berkerumun maka presiden harus meminta maaf.
“Walau minta maaf itu mustahil terjadi,” kata Syahrial Nasution.
Syahrial juga membeberkan penilaiannya terkait pejabat pemerintahan Jokowi yang benar-benar bekerja memikirkan agar rakyat bisa selamat dari Covid-19. Menurutnya, yang sudah bekerja baik hanya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
“Itupun dia akui juga masih melakukan beberapa kesalahan dan perlu koreksi,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
