Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi mulai melakukan persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2020. Hal itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.
Fachrul mengatakan bahwa persiapan haji dari Pemerintah Arab Saudi sudah terpantau sejak Sabtu 17 Mei lalu.
Menag menyampaikan, dari pantauan pihaknya terlihat sudah ada pendirian tenda-tenda untuk jemaah haji di Arafah.
“Saat ini tampak ada geliat persiapan haji yang dilakukan pemerintah Arab Saudi. Hal itu antara lain terlihat dari pemasangan tenda-tenda di Arafah oleh Muassasah Asia Tenggara,” kata Fachrul seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu, 20 Mei 2020.
Adapun alasan penundaan keberangkatan, kata Fachrul, karena Indonesia masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sehingga pemerintah berharap seluruh pihak berkonsentrasi mengefektifkan kebijakan ini terlebih dulu.
- CJH Soppeng Gagal Berangkat Haji, diketahui tengah mengandung 10 minggu
- Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina: Haji adalah Figur Teladan di Lingkungannya
- Sistem Kuota Haji Berubah, DPRD Sulsel Dorong Penambahan Kuota Jamaah
- Haruskah Titel Haji atau Hajjah di Depan Nama, atau Cukup Jadi Kenangan Dalam Ibadah Haji?
- BSI Terima Penghargaan dari OJK Setelah Sukses Buka 1,4 Juta Rekening Anak hingga Haji
Pihaknya juga menyampaikan bahwa penundaan dilakukan karena pemerintah masih berharap ada kabar baik terkait penanganan virus corona.
“Arahan Presiden Joko Widodo agar batas penyampaian pengumuman diundur dengan harapan ada perkembangan baik di Indonesia dan Arab Saudi,” ujarnya.
Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar mengatakan telah mematangkan persiapan haji. Kemenag juga telah menyiapkan skenario jika haji tetap berjalan saat pandemi virus corona.
“Mitigasinya sudah kami siapkan sehingga apapun keputusannya nanti, kami siap melaksanakan,” ujar Nizar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
