Pemerintah Minta Habib Rizieq Isolasi Mandiri, FPI: Nggak Perlu Ditanggapi

Terkini.id, Jakarta – Aturan pemerintah lewat Kemeterian Kesehatan yang meminta Habib Rizieq menjalani isolasi mandiri dan tes swab saat tiba di Indonesia dikomentari Front Pembela Islam (FPI).

Sekretaris Umum FPI Munarman menilai bahwa aturan Kemenkes tersebut tak perlu ditanggapi oleh pihaknya.

“Enggak perlu kami tanggapi hal-hal yang tidak perlu seperti itu (ketentuan karantina mandiri),” kata Munarman saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat 6 November 2020.

Baca Juga: ‘Apa Dosa Saya Hingga Dilaporkan?’, Tanya Habib Rizieq ke Bima...

Sebelumnya, Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kemenkes, Muhammad Budi Hidayat mengungkapkan, Habib Rizieq harus membuktikan dirinya negatif Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil PCR negatif.

“Setibanya di Indonesia harus isolasi mandiri 14 hari, itu juga setelah memiliki surat keterangan sehat dibuktikan dengan hasil PCR negatif,” kata Budi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat 6 November 2020.

Baca Juga: Habib Rizieq Berhasil Ujian Gelar S3 Meski Dipenjara, Warganet: Beliau...

Budi menjelaskan, sesuai dengan Surat Edaran Kemenkes Nomor HK ./MENKES/338/2020 tentang Penanganan Kedatangan WNI dan Kepulangan WNA di Bandar Udara, jika Rizieq tidak melakukan tes PCR swab di negara asal, maka ia akan melakukan pemeriksaan di bandara.

Setelah melakukan pemeriksaan di bandara berupa rapid test, ia harus melanjutkan testing PCR di Wisma Atlet.

Sambil menunggu hasil tes swab kurang lebih 3 hari, Rizieq wajib menjalankan isolasi mandiri di Wisma Atlet.

Baca Juga: Terungkap Menu Berbuka Puasa Kesukaan Habib Rizieq, Dibuat Perempuan Ini

Ia juga mengatakan Rizieq bisa memilih untuk menjalani isolasi di hotel isolasi yang ada di DKI Jakarta, jika tidak bersedia dirawat di Wisma Atlet. Namun biaya isolasi di hotel menjadi tanggungan pribadi.

“Kalau dia tidak bawa hasil PCR, nanti akan diperiksa bandara dan akan dibawa ke Wisma Atlet untuk diambilkan swab. Swab nanti tunggu hasilnya 3 hari, sambil nunggu, dia isolasi di Wisma Atlet, atau bisa memilih hotel yang dia tunjuk untuk isolasi mandiri,” jelas Budi.

Jika hasil dari PCR negatif, maka Rizieq bisa menjalani sisa isolasi mandiri di rumah. Adapun jika positif maka ia harus dirawat di RS jika bergejala, atau tetap karantina di Wisma Atlet.

Budi menambahkan, selama menjalani isolasi mandiri di rumah Rizieq harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Sesuai protokol kesehatan, meski ia telah dinyatakan negatif, selama 14 hari setibanya di Indonesia, Rizieq harus membatasi kontak dengan orang lain. Selama berkegiatan, ia juga diharuskan menggunakan masker.

“Kalau hasilnya negatif bisa pulang ke rumah dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Ketika di rumah melakukan protokol kesehatan, pakai masker, kurangi kontak dengan orang lain. Jadi tetap saja walaupun negatif, harus menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Sponsored by adnow
Bagikan