Dinas Lingkungan Hidup bertugas mengawal proses pengelolaan sampah, Dinas Perikanan dan Pertanian mengembangkan budidaya serta urban farming, sementara Dinas Ketahanan Pangan membantu pemasaran hasil produksi masyarakat.
“Ini adalah siklus yang tidak boleh terputus. Sampah organik diolah menjadi pupuk, pupuk digunakan untuk pertanian, hasil pertanian dijual, sisanya kembali menjadi sampah organik yang diolah lagi,” tegasnya.
Selain mendorong budidaya tanaman pangan, Munafri juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan terbatas untuk budidaya ikan, ayam, maupun ternak skala rumah tangga guna memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap gerakan lingkungan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat, Pemkot Makassar menyiapkan hadiah senilai lebih dari Rp100 juta bagi RT yang dinilai paling berhasil menjalankan program pengelolaan sampah dan urban farming.
Penilaian akan berlangsung sepanjang tahun dan pemenangnya direncanakan diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar pada November mendatang.
- Digitalisasi Keuangan Jadi Strategi OJK Perkuat Daya Saing UMKM Indonesia Timur
- Mayat Perempuan Ditemukan Terbawa Arus Irigasi Di Desa Kaluku Jeneponto
- 'Women Behind The Lens' Hadirkan Ruang Temu untuk Perempuan Pecinta Fotografi di Makassar
- Pemkab Gowa Siapkan Lahan 8 Hektare untuk Proyek Pengolahan Sampah Modern Senilai Rp1,3 Triliun
- Bupati Andi Utta Buka Gantarang Football Championship Sambut HUT ke-81 RI
“Saya sudah sampaikan sebelumnya bahwa akan ada hadiah. Nilainya tidak kurang dari Rp100 juta. Tetapi ini bukan hadiah untuk pribadi ketua RT atau RW,” tegasnya.
Munafri menambahkan, hadiah tersebut harus dimanfaatkan untuk kepentingan bersama warga, seperti pembangunan infrastruktur lingkungan, perbaikan fasilitas umum, hingga pengembangan program pengelolaan sampah dan urban farming.
“Masih ada waktu untuk memulai. Jadi beruntung bagi RT yang sudah lebih dulu bergerak. Kita ingin membangun budaya baru, budaya memilah sampah, mengolah sampah, dan menghasilkan pangan dari lingkungan sendiri,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
