Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin terus memperkuat komitmen menghadirkan layanan transportasi laut terintegrasi bagi masyarakat kepulauan melalui program “pete-pete laut” yang segera memasuki tahap uji coba operasional.
Langkah tersebut diperkuat dengan adanya dukungan penambahan armada kapal dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Saat ini, satu unit kapal bantuan telah disiapkan, sementara tambahan armada lainnya tengah dalam proses alokasi.
“Iya, nanti kita minta tambahan armada dari Direktur Perhubungan Laut. Itu sudah dialokasikan, mudah-mudahan ada kapal yang dialokasikan. Satu dalam waktu dekat akan masuk proses penyerahan,” ujar Munafri.
Pertemuan strategis antara Pemerintah Kota Makassar dan jajaran Kementerian Perhubungan berlangsung di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Jalan Salodong.
Forum tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong realisasi dukungan pusat untuk penguatan konektivitas laut di wilayah kepulauan.
- Ini Empat Nama Diumumkan Sebagai Calon Sekretaris Daerah Jeneponto
- Sekda Gowa Tekankan Penguatan SPIP untuk Wujudkan Pemerintahan Berintegritas dan Transparan
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Hasil Seleksi Administrasi Calon Sekda Jeneponto Telah Diumumkan, Empat Nama Lolos
- Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kolaborasi UNIQLO dalam Pengembangan UMKM Makassar
Munafri menegaskan, kehadiran kapal antar pulau ini menjadi solusi strategis bagi masyarakat yang selama ini masih bergantung pada transportasi laut tradisional.
“Kita pastikan bahwa kapal itu akan menjadi alat transportasi masyarakat di pulau-pulau untuk menghubungkan antar pulau. Jadi seperti pete-pete yang memutari trayek yang ada,” jelasnya.
Uji Coba dan Rute Pelayaran
Sebagai tahap awal, Pemkot Makassar akan melakukan soft launching sekaligus uji coba operasional.
Satu unit kapal percontohan telah disiapkan, meski masih membutuhkan finalisasi survei jalur pelayaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan rute sekaligus menghitung kebutuhan operasional kapal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
