“Rute dimulai dari daratan menuju Barrang Lompo, kemudian ke Lumu-Lumu, Langkai, Lanjukang, lalu kembali melalui Barrang Lompo ke Bonetambung. Itu yang sudah kami survei,” ujarnya.
Rute menuju Pulau Kodingareng masih dalam tahap kajian karena letaknya yang lebih jauh ke laut lepas, namun tetap berpotensi dilayani jika armada bertambah.
Frekuensi Terbatas, Target Gratis
Pada tahap awal, frekuensi pelayaran diperkirakan masih terbatas, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran, khususnya kebutuhan bahan bakar.
“Untuk sementara kemungkinan baru satu kali dalam sepekan. Kalau ada penambahan anggaran, mungkin bisa dua kali sepekan,” kata Rheza.
Pemerintah Kota Makassar juga menargetkan layanan ini dapat digratiskan bagi masyarakat kepulauan apabila dukungan anggaran memungkinkan.
Tantangan Infrastruktur dan Cuaca
- Ini Empat Nama Diumumkan Sebagai Calon Sekretaris Daerah Jeneponto
- Sekda Gowa Tekankan Penguatan SPIP untuk Wujudkan Pemerintahan Berintegritas dan Transparan
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Hasil Seleksi Administrasi Calon Sekda Jeneponto Telah Diumumkan, Empat Nama Lolos
- Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kolaborasi UNIQLO dalam Pengembangan UMKM Makassar
Program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan infrastruktur dermaga di beberapa pulau.
Saat ini, hanya Barrang Lompo, Langkai, dan Bonetambung yang memiliki dermaga, meskipun kondisinya belum sepenuhnya representatif.
Sementara itu, Pulau Lumu-Lumu dan Lanjukang belum memiliki fasilitas sandar yang memadai. Kondisi ini menjadi perhatian karena kapal membutuhkan kedalaman tertentu untuk bersandar dengan aman.
Selain itu, faktor cuaca juga memengaruhi operasional. Kapal yang digunakan merupakan kapal kayu dengan kecepatan sekitar 7 knot, sehingga sangat bergantung pada kondisi gelombang laut.
“Memasuki pertengahan tahun, biasanya gelombang lebih tinggi, sehingga kecepatan kapal bisa menurun,” jelas Rheza.
Dorong Konektivitas dan Ekonomi Kepulauan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
