Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang

Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Kami perlu sampaikan, nanti dalam pembangunannya mungkin jalanan di sana akan berdebu karena mobil besar akan lewat bolak-balik, mohon support,” ujarnya.

Selain pembangunan akses jalan menuju stadion, Pemerintah Kota Makassar juga berfokus menyiapkan infrastruktur dasar guna mendukung pengembangan kawasan tersebut secara optimal.

“Ada dua yang mau kita pastikan, penyediaan air bersih dan juga listrik,” tambah Munafri.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, menjelaskan bahwa proses hibah melibatkan aset milik kedua belah pihak yang selama ini digunakan melalui mekanisme pinjam pakai.

Ia menyebutkan masa berlaku pinjam pakai lahan yang dimanfaatkan PIP Makassar telah berakhir. Di atas lahan tersebut terdapat pembangunan akses jalan yang kini menjadi bagian dari kawasan pengembangan Stadion Untia.

Baca Juga

“Karena kawasan tersebut masuk dalam pengembangan stadion, maka yang akan diserahkan adalah bangunan dan fasilitas yang berdiri di atasnya. Pemerintah kota juga nantinya akan menghibahkan lahan yang saat ini digunakan oleh PIP sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Dakhlan.

Berdasarkan data yang disampaikan BPKAD, proses hibah mencakup aset milik PIP Makassar berupa lahan seluas 8.188 meter persegi yang dibutuhkan pemerintah kota.

Sementara itu, aset milik Pemerintah Kota Makassar yang saat ini digunakan PIP memiliki luas 10.416 meter persegi dan di atasnya terdapat bangunan serta sebagian ruas jalan lingkar kampus.

Pertukaran aset tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan kawasan Stadion Untia sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap pemanfaatan aset kedua institusi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.