Terkini.id, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini menghidupkan kegiatan kepramukaan di bawah tugas pokok dan fungsinya, khususnya pada bidang kebudayaan sebagai upaya mendorong kecintaan pelajar dan mahasiswa terhadap budaya melalui kegiatan kepramukaan.
Kegiatan sebagai implementasi Undang-undang (UU) kemajuan kebudayaan ini diterapkan kali pertama di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare.
Kepala Bidang Kebudayaan, Mistadirham menguraikan, kegiatan tersebut merupakan upaya dalam pengembangan generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa untuk mendapat wawasan terkait kebudayaannya.
“Kegiatan ini kita lakukan selama dua hari dengan harapan para pelajar dan mahasiswa yang menjadi anggota dewan Saka Pramuka Widya Budaya Bakti menjadi motivator bagi sekolah-sekolah lain. Kita didik, kita gembleng mereka dengan pengetahuan budaya lewat kepramukaan karena kita ketahui anak-anak suka berpramuka, tak banyak yang tidak suka budaya sehingga dengan pengintegrasian keduanya, generasi muda bisa mencintai dan menghargai budaya,” kata mantan Ketua KNPI Parepare ini.
Kegiatan yang diikuti 50 peserta dari kalangan penegak dan pandega Pramuka ini berlangsung di Balai Ainun Habibie dan dibuka oleh Ketua Kwarcab Pramuka Parepare, Minhajuddin Achmad, Jumat 9 Oktober 2020.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
“Selain materi umum terkait kepramukaan, kita memang sudah siapkan materi tentang seni budaya dan cagar budaya. Para peserta dapat memilih materi budaya sesuai bakat dan kemampuan mereka sehingga bisa lebih diasah,” lanjut Mustadirham.
Dalam kegiatan itu, kata dia, juga akan dilakukan ‘long march’ dengan berjalan kaki ke sejumlah cagar budaya yang ada di Parepare.
“Kota kita ini juga dikenal sebagai Kota BJ Habibie dengan 10 ikon sumber inspirasi pemuda Parepare. Kita akan sasar sejumlah ikon-ikon itu mulai batas kota sebagai pertanda masuknya ke Kota Habibie, RS Hasri Ainun Habibie, Monumen Cinta Habibie Ainun, Balai Ainun Habibie, Jalan Abdul Jalil Habibie, Tugu Tapak Tangan Habibie, Stadion Gelora Habibie, Institut Teknologi Habibie dan kediaman Habibie yang akan dijadikan sebagai Museum Habibie,” jelas Mustadirham.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
