Pemkot Parepare Hidupkan Budaya Lewat Kepramukaan

Terkini.id, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini menghidupkan kegiatan kepramukaan di bawah tugas pokok dan fungsinya, khususnya pada bidang kebudayaan sebagai upaya mendorong kecintaan pelajar dan mahasiswa terhadap budaya melalui kegiatan kepramukaan.

Kegiatan sebagai implementasi Undang-undang (UU) kemajuan kebudayaan ini diterapkan kali pertama di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare.

Kepala Bidang Kebudayaan, Mistadirham menguraikan, kegiatan tersebut merupakan upaya dalam pengembangan generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa untuk mendapat wawasan terkait kebudayaannya.

Baca Juga: Kadinsos Parepare Jamin Tak Ada Pemotongan BST, Total Penerima 3.102...

“Kegiatan ini kita lakukan selama dua hari dengan harapan para pelajar dan mahasiswa yang menjadi anggota dewan Saka Pramuka Widya Budaya Bakti menjadi motivator bagi sekolah-sekolah lain. Kita didik, kita gembleng mereka dengan pengetahuan budaya lewat kepramukaan karena kita ketahui anak-anak suka berpramuka, tak banyak yang tidak suka budaya sehingga dengan pengintegrasian keduanya, generasi muda bisa mencintai dan menghargai budaya,” kata mantan Ketua KNPI Parepare ini.

Kegiatan yang diikuti 50 peserta dari kalangan penegak dan pandega Pramuka ini berlangsung di Balai Ainun Habibie dan dibuka oleh Ketua Kwarcab Pramuka Parepare, Minhajuddin Achmad, Jumat 9 Oktober 2020.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Parepare Masih Tinggi, Pembatasan Aktivitas Masyarakat Kembali Diperpanjang

“Selain materi umum terkait kepramukaan, kita memang sudah siapkan materi tentang seni budaya dan cagar budaya. Para peserta dapat memilih materi budaya sesuai bakat dan kemampuan mereka sehingga bisa lebih diasah,” lanjut Mustadirham.

Dalam kegiatan itu, kata dia, juga akan dilakukan ‘long march’ dengan berjalan kaki ke sejumlah cagar budaya yang ada di Parepare.

“Kota kita ini juga dikenal sebagai Kota BJ Habibie dengan 10 ikon sumber inspirasi pemuda Parepare. Kita akan sasar sejumlah ikon-ikon itu mulai batas kota sebagai pertanda masuknya ke Kota Habibie, RS Hasri Ainun Habibie, Monumen Cinta Habibie Ainun, Balai Ainun Habibie, Jalan Abdul Jalil Habibie, Tugu Tapak Tangan Habibie, Stadion Gelora Habibie, Institut Teknologi Habibie dan kediaman Habibie yang akan dijadikan sebagai Museum Habibie,” jelas Mustadirham.

Sponsored by adnow
Bagikan