Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah merespon surat Lion Air dengan perihal permohonan kerjasama rapid test penumpang Lion Group di Bandara Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Rapid test menjadi syarat untuk naik ke pesawat bagi semua penerbangan. Persyaratan rapid test ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Pemprov akan menyediakan rapid test gratis, namun terlebih dahulu diminta kepada pihak Lion Air untuk menyediakan tempat khusus untuk calon penumpang maupun penumpangnya.
“Iya, kita siapkan rapid test, tapi harus disediakan dulu tempat supaya kita langsung drop disitu nanti barangnya (Rapid test),” ungkap Prof Nurdin Abdullah, di kantor Gubernur, Selasa, 29 Juli 2020.
Menurut dia, rapid test gratis ini untuk melakukan tracking terhadap calon penumpang maupun penumpang Lion Group.
- Cetak Peternak Unggul, Polbangtan Kementan Bangun Peternakan Sapi Perah Terintegrasi di Bone
- KulinerRun 2026 Hadir di Makassar, Gabungkan Lari, Kuliner dan Pemberdayaan UMKM
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman, Alokasi Ditambah
- Makna Seutas Tali Di Jembatan Garuda Merah Putih Menjadi Semangat HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
- KAMPAS Diminta Perluas Gerakan, Kajian Zona 1 Dipandu Ketua Pemuda Muhammadiyah Bulukumba
“Kita merespon baik pengajuan kerjasama dengan Lion Group ini,” tambahnya.
Manager UPG Lion Air Grup, Rony Pasla
akan segera menyiapkan tempat untuk pelaksanaan rapid test terhadap calon penumpang Lion Air, Wings, dan Batik.
Menurut Rony, bantuan alat rapid test dari Pemerintah Sulsel ini akan meringankan calon penumpang. “Beban biaya rapid test cukup membebani calon penumpang,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
